Asakita.News | BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) menegaskankomitmennya untuk memperkuat fondasi organisasi dalamRapat Kerja (Raker) perdana tingkat DPP yang digelar sebagaiagenda strategis menentukan arah perjuangan partai ke depan.
Raker yang dilaksanakan di Plenary Hall UUI (23/2/2026) inimenjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinyadilaksanakan di tingkat DPP dengan menghadirkan seluruhpengurus pusat serta perwakilan DPD dari berbagaikabupaten/kota di Aceh.
Dalam pandangannya, Ketua Umum PPA Prof Adjunct Dr Marniati MKes menyampaikan bahwa target utama perjuangansaat ini adalah lolos verifikasi Komisi Independen PemilihanAceh (KIP Aceh).
“Kelulusan verifikasi menjadi pintu masuk bagi PPA untukdapat berpartisipasi secara resmi sebagai peserta Pemilu 2029.Dengan lolos verifikasi KIP, kita memiliki ruang untukberkontribusi dan berpartisipasi secara sah dalam pemilu. Itu menjadi target besar perjuangan PPA saat ini,” katanya saatdiwawancara media dalam forum raker.
Lebih lanjut, selain membahas strategi verifikasi, raker juga menyoroti pentingnya keterwakilan perempuan dalam strukturpartai.
Sesuai ketentuan regulasi, keterwakilan perempuan minimal 30 persen menjadi syarat yang harus dipenuhi dan PPA menyatakanoptimistis dapat memenuhi ketentuan tersebut melalui penguatanperan sayap organisasi perempuan yang dimiliki partai yakniBarisan Perempuan Perjuangan Aceh (BPPA).
Raker PPA tersebut menghasilkan 10 pesan prioritas yang menjadi fokus kerja PPA sepanjang tahun 2026.
Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain penguatanstruktur organisasi hingga tingkat DPD dan DPK sebagai syaratadministratif dan faktual verifikasi, peningkatan solidaritas antarpengurus, serta pelaksanaan kaderisasi untuk membangunkesadaran ideologi dan loyalitas terhadap perjuangan partai.
Selain itu, PPA juga menargetkan penguatan citra dan ideologipartai di tengah masyarakat agar kehadirannya benar-benardirasakan manfaatnya oleh rakyat Aceh, sebagai langkah pentinguntuk membangun kepercayaan publik menuju kontestasi politikmendatang.
Tak kalah penting, PPA menegaskan komitmennya menjadi“smart party” dengan mendorong digitalisasi administrasi dan pengelolaan organisasi.
Transformasi digital dinilai bukan hanya untuk kepentinganverifikasi, tetapi juga sebagai sarana memperkenalkan program dan kontribusi partai secara lebih luas kepada masyarakat.
Melalui raker perdana ini, PPA berharap dalam satu tahun kedepan seluruh agenda strategis dapat dijalankan secara terarahdan konsisten, sebagai langkah awal membangun partai yang kuat, solid, dan siap menghadapi dinamika politik Aceh kedepan.

