BANDA ACEH — ASAKITA.NEWS, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamudin, memberikan pembekalan khusus kepada para kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB yang baru dilantik sehari sebelumnya. Pembekalan tersebut digelar di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Selasa (27/1/2026).
Para kepala sekolah itu sebelumnya resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Aceh atas nama Gubernur Aceh pada Senin (26/1/2026). Pembekalan ini menjadi langkah awal pemerintah memastikan para pimpinan sekolah memahami peran strategisnya dalam meningkatkan mutu pendidikan Aceh.
Dalam arahannya, Murthalamudin menegaskan bahwa kepala sekolah bukanlah mandor, melainkan pemimpin pendidikan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kualitas sekolah.
“Kepala sekolah itu bukan mandor yang hanya memerintah. Kepala sekolah adalah pemimpin. Pemimpin bekerja untuk bawahannya, yaitu guru dan siswa,” tegas Murthalamudin.
Menurutnya, paradigma kepemimpinan di sekolah harus berubah. Kepala sekolah dituntut mampu melayani, membina, dan menggerakkan seluruh potensi sekolah, bukan sekadar mengawasi pekerjaan guru.
Murthalamudin juga menekankan bahwa seorang pemimpin sekolah wajib mempertanggungjawabkan hasil kerjanya, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat. Akuntabilitas, kata dia, menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan.
“Hasil kerja kepala sekolah akan terlihat dari mutu sekolah yang dipimpinnya. Sekolah bermutu sangat bergantung pada kemampuan memimpin,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepemimpinan yang kuat dan berorientasi pada pelayanan akan menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kondusif, dan berkarakter. Hal tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan pendidikan Aceh ke depan.
Kegiatan pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi para kepala sekolah baru untuk menjalankan amanah dengan profesional, berintegritas, serta mampu menghadirkan perubahan nyata di satuan pendidikan masing-masing.

