ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Kamis, September 10, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Lestarikan Adat Lewat Sastra, 483 Karya Puisi Warnai Peluncuran Buku Antologi Etnik Nusantara di Aceh

Admin by Admin
Juni 23, 2026 | 22 : 09
in Aceh
0
Lestarikan Adat Lewat Sastra, 483 Karya Puisi Warnai Peluncuran Buku Antologi Etnik Nusantara di Aceh
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAKITA.NEWS | BANDA ACEH — Semangat melestarikan adat dan budaya Aceh melalui sastra menggema di Aula SMA Negeri Modal Bangsa, Selasa (23/6/2026). Ratusan penulis dari berbagai kabupaten/kota di Aceh berhimpun dalam peluncuran Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara Adat dan Budaya Provinsi Aceh yang memuat sebanyak 483 karya puisi, sebagai ikhtiar bersama merawat jejak sejarah dan warisan leluhur melalui untaian kata.

Peluncuran buku tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong para penulis lokal agar semakin aktif mendokumentasikan kekayaan adat dan budaya daerah masing-masing melalui karya sastra. Kehadiran para sastrawan senior dalam kegiatan itu juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda dan calon penulis baru di Serambi Mekah.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya penggagas Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Peruas) sekaligus tokoh seni multimedia nasional, Datok Asrijal Nur. Hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni, M.Pd., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Wakil Kepala Majelis Adat Aceh (MAA) Barlian AW, serta dua begawan sastra Aceh, LK Ara dan Din Saja.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Datok Asrijal Nur mengajak para guru dan pegiat literasi di Aceh untuk tidak pernah berhenti berkarya. Ia juga memaparkan gagasan untuk mengintegrasikan gerakan literasi budaya dengan pembangunan pusat-pusat peradaban, seperti sekolah dan masjid, agar upaya mendokumentasikan adat dan budaya melalui karya tulis dapat berlangsung lebih terarah.

ADVERTISEMENT

Dukungan juga datang dari pemerintah. Syarwan Joni menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pelestarian budaya melalui media literasi agar warisan indatu (leluhur) tetap terjaga.

“Pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Melalui buku, adat dan budaya yang ada di daerah-daerah, khususnya Provinsi Aceh, akan tercatat secara abadi dan terus dikenang oleh generasi mendatang,” ujar Syarwan Joni.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Aceh, Sabariah, M.Pd., mengatakan bahwa pasca peluncuran buku, pihaknya akan segera membentuk struktur organisasi resmi yang meliputi ketua, pengawas, sekretaris, bendahara tingkat provinsi hingga koordinator di setiap kabupaten/kota guna menjaga keberlanjutan komunitas para penulis.

Suasana aula semakin semarak ketika para penulis dari berbagai daerah tampil membacakan puisi karya mereka. Salah satu yang menarik perhatian adalah pembacaan puisi tunggal oleh Dr. Juliana, S.Pd.I., M.Pd., yang mendapat apresiasi dari para peserta.

Usai acara, Juliana mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan yang mampu mempertemukan dan menyatukan semangat para penulis Aceh. Ia berharap dukungan pemerintah terhadap gerakan literasi budaya dapat semakin diperkuat.

“Acara seperti ini luar biasa menyatukan energi para penulis Aceh. Kita sangat berharap ada dukungan yang lebih masif dan berkelanjutan dari pihak pemerintah ke depannya,” pungkasnya.

124
Previous Post

Sidang Paripurna MPU Aceh, 48 Ulama Aceh Bahas Nasib Utang Korban Bencana

Next Post

DPDA Aceh Gandeng Yayasan Aceh Hijau, Wujudkan Dayah Aman, Sehat dan Tangguh Pascabencana

Admin

Admin

Next Post
DPDA Aceh Gandeng Yayasan Aceh Hijau, Wujudkan Dayah Aman, Sehat dan Tangguh Pascabencana

DPDA Aceh Gandeng Yayasan Aceh Hijau, Wujudkan Dayah Aman, Sehat dan Tangguh Pascabencana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In