Provinsi Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh meraih penghargaan dari Kementerian Pertanian RepublikIndonesia atas capaian tercepat dalam persetujuan Kepala Dinasterhadap pendataan elektronik Rencana Definitif KebutuhanKelompok (e-RDKK) pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027. Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan PertemuanPerencanaan Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran2027 yang berlangsung pada 15–16 Oktober 2026 di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Direktorat JenderalPrasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, IbuHusnain, SP, MP, MSc, PhD, dan diterima oleh Plt. KepalaDinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP yang diwakili oleh Reyna Listiani, SP, M.Si, selakuKetua Tim Kerja Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan dan Hortikultura. Turut hadir pada acara tersebut Nurlisma, SP, MP Ka Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Aceh. Penghargaanini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen, koordinasi, dan kinerja Pemerintah Aceh dalam mempercepat proses administrasi serta memastikan kesiapan data calon penerimapupuk bersubsidi untuk Tahun Anggaran 2027.
Azanuddin Kurnia menyatakan bahwa PertemuanPerencanaan Kebutuhan Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran2027 merupakan forum koordinasi strategis untuk mendukungperencanaan kebutuhan dan penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan petani dan musim tanam, serta berdasarkan data e-RDKK yang akurat dan dapatdipertanggungjawabkan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah hal penting menjadipembahasan, antara lain penyelarasan data kebutuhan pupukbersubsidi, percepatan pendataan dan persetujuan e-RDKK, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Langkah-langkah tersebut diperlukan untukmeningkatkan ketepatan alokasi pupuk bersubsidi dan memastikan kelancaran penyalurannya kepada petani yang berhak.
Capaian Provinsi Aceh dalam percepatan persetujuan e-RDKK menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintahdaerah, petugas teknis, penyuluh pertanian, dan seluruh pihakterkait dalam mendukung tertib administrasi serta penyediaandata kebutuhan pupuk bersubsidi. Data yang akurat dan proses pendataan yang tepat waktu menjadi faktor penting dalammendukung perencanaan alokasi pupuk sesuai kebutuhan di lapangan, ujar Azan yang terus menuai beberapa penghargaantahun ini untuk Distanbun Aceh.
Pemerintah Aceh melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh mengharapkan agar terus mempertahankankinerja tersebut dengan memperkuat koordinasi bersamapemerintah kabupaten/kota dan pemangku kepentingan terkait. Upaya ini juga penting untuk mengantisipasi berbagai kendaladalam pendataan, pengusulan kebutuhan, hingga penyaluranpupuk bersubsidi kepada petani.
Melalui perencanaan yang lebih terkoordinasi, transparan, dan akuntabel, pelaksanaan kebijakan pupuk bersubsidi TahunAnggaran 2027 diharapkan semakin efektif dalam mendukungkelancaran usaha tani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Aceh.Sesuai arahan pimpinan, bagaimana kita bisa memberikanpupuk sesuai kebutuhan petani apalagi Aceh masih dalam masa rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana Hidrometeorologi.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terusmeningkatkan kualitas pelayanan di sektor pertanian, khususnyadalam memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi yang tepatjumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, tepatharga, dan tetap sasaran bagi petani.
Selain penghargaan atas percepatan persetujuan e-RDKK pupuk bersubsidi Tahun Anggaran 2027, apresiasi juga diberikan kepada kabupaten yang dinilai berhasil dalampelaksanaan Kartu Tani di Provinsi Aceh.
Adapun tiga kabupaten yang mendapatkan penghargaansebagai pelaksana Kartu Tani terbaik di Provinsi Aceh adalahKabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Utara, dan KabupatenPidie. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upayapemerintah kabupaten dalam mendukung pelaksanaan program Kartu Tani sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketepatansasaran penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani yang berhakujar Reyna dari Surabaya.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasibagi pemerintah kabupaten/kota lainnya di Aceh untuk terusmeningkatkan koordinasi, memperkuat pendataan petani, sertamengoptimalkan pelaksanaan kebijakan pupuk bersubsidi sesuaiketentuan yang berlaku.
Pemerintah Aceh melalui Plt. Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh menyampaikan ucapan selamat dan sukseskepada Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Pidie atas penghargaan yang diraih. Capaian inidiharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanankepada petani serta memperkuat sinergi antara pemerintahprovinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangkukepentingan dalam mewujudkan penyaluran pupuk bersubsidiyang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Dengan adanya apresiasi ini, diharapkan pelaksanaan KartuTani dan pendataan e-RDKK di Provinsi Aceh semakin baiksehingga kebutuhan pupuk petani dapat direncanakan secaralebih akurat dan mendukung peningkatan produktivitas sertakesejahteraan petani.
Secara khusus Azanuddin Kurnia mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda atasberbagai arahan dan masukan dalam mengelola di sektorpertanian. Terima kasih juga kepada seluruh Tim DistanbunAceh, Dinas pertanian kabupaten/kota, para penyuluh dan petugas di seluruh Aceh, BBRMP Aceh, Pj. SwasembadaPangan Aceh, Bank Syariah Indonesia Aceh sebagai mitra kartutani, Pupuk Indonesia dan seluruh mitra serta berbagai pihaklainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Teristimewakepada para petani, kelompok tani dan gapoktan yang terusmengikuti berbagai aturan dalam melakukan penebusan pupuksubsidi di Aceh. Terima kasih juga kepada Bapak Menteri Pertanian beserta jajarannya terutama pada Direktorat JenderalPra Sarana dan Sarana Pertanian.
Penghargaan ini adalah buat kita semua. Hal ini tidak akanpernah terwujud bila kita tidak saling bekerjasama dan membangun kolaborasi. Untuk itu saya berharap kolaborasiyang sudah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan bahkanditingkatkan termasuk pada hal-hal lainnya untuk kesejahteraanpara petani dan pekebun kita di Aceh ujar Azan Alumni TaplaiLemhanas 2023.


