• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Nasional

Dr Marniati Hadiri Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II, Serukan Persatuan Umat

Admin by Admin
Oktober 16, 2026 | 06 : 58
in Nasional
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | BANDA ACEH – Prof Adjunct Dr Marniati MKes menghadiriMuzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II Tahun 2026 yang berlangsung di Banda Aceh pada 9-11 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kerukunan, dan perdamaian umat melalui nilai-nilai ajarantauhid dan tasawuf.

Pembukaan muzakarah berlangsung pada Jumat malam(9/10/2026) di kawasan Taman Sulthanah Ratu Safiatuddin, Kompleks Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), Banda Aceh.

Forum internasional tersebut mempertemukan ulama, mursyidtarekat, serta tokoh keagamaan dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara yang bertujuan mempererat silaturahmiantarulama, memperdalam pemahaman keislaman, sertamenghidupkan kembali tradisi tasawuf yang memiliki akarsejarah kuat di Aceh.

Muzakarah yang diselenggarakan oleh Majelis PengkajianTauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-Indonesia) mengusung tema“Mengangkat Ajaran Sufi untuk Persatuan dan PerdamaianUmat”.

Dalam momentum tersebut, Ketua Umum PPA Prof Adjunct Dr Marniati MKes mengajak umat Islam menjadikan muzakarahsebagai ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjagakerukunan, dan menumbuhkan kasih sayang antarsesama.

Aceh sendiri memiliki sejarah panjang dalam perkembanganilmu tauhid dan tasawuf. Sejumlah ulama besar, seperti Hamzah Fansuri dan Syekh Abdurrauf as-Singkili, dikenal sebagaibagian penting dari khazanah keilmuan Islam yang berkembangdi wilayah tersebut.

Melalui pertemuan ulama lintas negara ini, nilai-nilai keislamandiharapkan tidak hanya menjadi bahan kajian, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sosial melalui sikap salingmenghormati, menjaga persaudaraan, dan menghindariperpecahan.

Bagi PPA, pesan persatuan yang mengemuka dalam muzakarahmenjadi pengingat bahwa keharmonisan masyarakatmembutuhkan kepedulian dan komitmen bersama. Perbedaanpandangan maupun latar belakang tidak semestinya menjadipenghalang untuk membangun kebersamaan.

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Tahun 2026 diharapkan dapat memperkuat hubungan ant ulama dan masyarakat, sekaligus membawa pesan perdamaian dari Aceh kepada umat Islam di berbagai negara.

36
Previous Post

UUI Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi S1 Pendidikan Komputer

Next Post

Lagi-Lagi Berprestasi! Distanbun Aceh Raih Penghargaan Nasional, Tercepat Setujui Data Pupuk Subsidi 2027

Admin

Admin

Next Post

Lagi-Lagi Berprestasi! Distanbun Aceh Raih Penghargaan Nasional, Tercepat Setujui Data Pupuk Subsidi 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In