ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Nasional

Ketua MPU Aceh Ajak Perkuat Pengawasan Cegah Pendangkalan Akidah Umat

Admin by Admin
Juni 11, 2026 | 10 : 28
in Nasional
0
Ketua MPU Aceh Ajak Perkuat Pengawasan Cegah Pendangkalan Akidah Umat
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banda Aceh, Asakita.News, – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, atau yang akrab disapa Abu Faisal, mengajak seluruh peserta pembekalan pencegahan pendangkalan akidah untuk meningkatkan pengawasan terhadap berbagai upaya yang dapat melemahkan akidah umat Islam di Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan Abu Faisal saat membuka kegiatan  pembekalan yang diselenggarakan oleh Sekretariat MPU Aceh dengan tema “Upaya Pencegahan Pendangkalan Akidah”.

Dalam pemaparannya, Abu Faisal mencontohkan bahwa salah satu pintu masuk yang sering digunakan dalam upaya pendangkalan akidah adalah melalui pemberian hadiah atau bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang memiliki pemahaman akidah yang lemah berpotensi mudah tergiur dengan berbagai bentuk pemberian tersebut.

“Di sinilah peran penting ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum terjadi penyimpangan. Pendekatan preventif harus menjadi prioritas dalam menghadapi pendangkalan akidah di Aceh,” ujarnya.

Abu Faisal juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi dan bertukar gagasan dalam mencari solusi terhadap berbagai potensi pendangkalan akidah yang mungkin terjadi di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa MPU Aceh telah mengeluarkan fatwa terkait pendangkalan akidah. Karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih intensif dari para tokoh agama dan pemangku kepentingan agar fatwa tersebut dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

Selain Abu Faisal, kegiatan tersebut juga menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Adat MAA, , yang menyampaikan materi berjudul “Peran MAA dalam Membentengi Akidah Umat dari Aliran Sesat.”

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Sekretariat MPU Aceh, , menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi umat Islam dalam menjaga dan memperkuat akidah masyarakat Aceh.

“Kami menaruh harapan besar agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi umat Islam serta memperkuat upaya bersama dalam menjaga akidah masyarakat,” kata Zahrol Fajri, S.Ag.MH

Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas tokoh agama, unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

ADVERTISEMENT

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I MPU Aceh (Abon Muhib), Wakil Ketua II MPU Aceh (Abi Hasbi), dan Wakil Ketua III MPU Aceh (Abiya Hatta).

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kesbangpol Aceh, unsur Satpol PP dan WH , serta Ketua MAA Kota Banda Aceh.

Melalui kegiatan ini, MPU Aceh berharap terbangun sinergi yang kuat antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kemurnian akidah umat Islam serta mencegah berbagai bentuk penyimpangan yang dapat mengancam kehidupan beragama di Aceh.

25
Tags: ketua MPU AcehPendangkalan aqiqah
Previous Post

Martini Jajal Latihan Menembak di Brimob Aceh, Petik Filosofi Fokus dan Ketepatan dalam Hidup

Next Post

Aceh Bukan Tanah Jajahan: Menggugat Hak 70 Persen Blok Andaman, IUP Siluman Beutong, dan Ultimatum Referendum KPA Luwa Nanggroe

Admin

Admin

Next Post
Aceh Bukan Tanah Jajahan: Menggugat Hak 70 Persen Blok Andaman, IUP Siluman Beutong, dan Ultimatum Referendum KPA Luwa Nanggroe

Aceh Bukan Tanah Jajahan: Menggugat Hak 70 Persen Blok Andaman, IUP Siluman Beutong, dan Ultimatum Referendum KPA Luwa Nanggroe

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In