Asakita.News | ACEH BESAR – Anggota DPRA, Martini, S.Pd., M.H., mengikuti latihan menembak di Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, Ujong Batee, Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (10/6/2026).
Kehadiran Martini disambut langsung oleh Komandan Kompi (Danki) 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, IPTU Musmulyadi, S.E., M.Si., bersama jajaran personel. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai penyambutan sebelum kegiatan latihan dimulai.
Sebelum memasuki lapangan tembak, Martini terlebih dahulu menerima pembekalan mengenai penggunaan senjata api, teknik dasar menembak, serta prosedur keselamatan. Seluruh rangkaian latihan berlangsung di bawah pengawasan instruktur berpengalaman sehingga berjalan aman, tertib, dan lancar.
Bagi Martini, olahraga menembak tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga mengandung filosofi kehidupan yang sarat makna. Menurutnya, setiap tembakan membutuhkan fokus, ketenangan, kesabaran, dan ketepatan dalam menentukan sasaran.
“Menembak mengajarkan kita tentang konsentrasi, kesabaran, kedisiplinan, serta ketepatan dalam menentukan sasaran. Dalam kehidupan pun demikian, setiap langkah harus dilakukan dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab agar tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud dengan baik,” ujar Anggota DPRA fraksi Nasdem Tersebut.
Selain mengikuti latihan menembak, legislator tersebut juga mengaku terkesan dengan kondisi lingkungan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh yang dinilainya bersih, tertata rapi, dan nyaman.
Menurutnya, kebersihan lingkungan kesatrian mencerminkan budaya disiplin, profesionalisme, serta kepedulian yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para personel Brimob.
“Saya sangat mengagumi kebersihan dan kenyamanan lingkungan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh. Kawasannya tertata dengan baik, asri, dan memberikan suasana yang nyaman. Ini mencerminkan semangat disiplin serta dedikasi yang luar biasa dari seluruh personel yang bertugas di sini,” katanya.
Sementara itu, IPTU Musmulyadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan partisipasi Martini dalam kegiatan tersebut. Ia menilai latihan menembak tidak hanya menjadi sarana olahraga dan peningkatan keterampilan, tetapi juga dapat mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan institusi kepolisian.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama. Di penghujung kegiatan, Martini kembali menegaskan filosofi yang ia peroleh dari olahraga menembak.
“Menembak bukan sekadar mengenai sasaran, tetapi juga melatih karakter agar tetap fokus, tenang, sabar, dan tepat dalam menentukan arah serta tujuan hidup,” tutupnya.

