Bireuen – Asakita.news, — Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., berbuka puasa bersama kakak beradik Muhammad Asri (kelas XII) dan Riska (kelas X), siswa SMAN 1 Pandrah, di kediaman mereka di Desa Lancok Ulim, Kecamatan Pandrah, Rabu (25/06/2026).
Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk perhatian nyata dari Dinas Pendidikan kepada siswa yang sedang menempuh pendidikan meskipun memiliki keterbatasan ekonomi.
Acara sederhana penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Pandrah, Nazaruddin, S.Pd., M.M., serta beberapa guru pendamping yang memberikan dukungan langsung kepada keluarga dan siswa.
Dalam kesempatan ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen memberikan motivasi dan dorongan bagi siswa untuk terus semangat dalam menuntut ilmu.
“Kami datang ke rumah Asri dan Riska bukan sekadar untuk berbuka puasa, tetapi untuk menyampaikan pesan bahwa pendidikan adalah harapan terbesar bagi masa depan,” ujar Abdul Hamid.
“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh siswa bahwa keadaan ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. Banyak peluang beasiswa dan dukungan pendidikan yang tersedia, baik dari pemerintah maupun lembaga lain. Yang terpenting adalah semangat dan tekad kalian untuk terus belajar.”
Lebih lanjut, Abdul Hamid menyampaikan pesan khusus kepada Muhammad Asri agar tidak hanya menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah, tetapi melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Asri adalah siswa yang memiliki semangat luar biasa. Saya berharap kamu melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Soal biaya, Insya Allah akan diupayakan melalui KIP Kuliah atau jalur bantuan pendidikan lain yang sesuai. Pemerintah dan Dinas Pendidikan akan membantu membuka akses itu untukmu,” tegas KCD penuh harapan.
Abdul Hamid juga menegaskan pentingnya keberanian menghadapi tantangan sebagai bagian dari proses meraih cita-cita.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan membuka pintu kesempatan lebih luas. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, tetap pegang prinsip yang baik, dan gunakan setiap peluang yang ada untuk memperbaiki masa depan.”
Kepala SMAN 1 Pandrah, Nazaruddin, S.Pd., M.M., juga memberikan pernyataan yang menguatkan nilai karakter dalam belajar bagi siswa.
“Sebagai pendidik, kami senantiasa mendorong siswa untuk tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat. Kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras adalah modal penting dalam kehidupan,” ujar Nazaruddin.
“Saya merasa bangga melihat semangat belajar Asri dan Riska yang tetap teguh meskipun menghadapi berbagai keterbatasan. Ini menunjukkan bahwa keinginan untuk belajar jauh lebih kuat daripada hambatan apapun.”
Nazaruddin juga menegaskan dukungan sekolah terhadap setiap siswa.
“Sekolah akan terus memberikan pendampingan dan membuka akses kesempatan belajar seluas-luasnya bagi semua siswa, tanpa melihat latar belakang sosial ataupun ekonomi. Karena setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak dan bermartabat.”

