Asakita.News | Banda Aceh – Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Salim Fakhry, menegaskan komitmen seluruh jajaran Partai Golkar untuk mendukung penuh Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh). Penegasan tersebut disampaikan menjelang pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek), Pelantikan Pengurus, dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Aceh dalam konferensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Aceh, Kamis (9/7/2026).
Salim Fakhry menginstruksikan seluruh pengurus, anggota Fraksi Partai Golkar di DPRA maupun DPRK, serta seluruh kader agar terus menjaga soliditas organisasi dan berperan aktif mengawal berbagai program pembangunan Pemerintah Aceh. Menurutnya, Golkar memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjaga stabilitas daerah.
Ia menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah perjuangan Partai Golkar. Karena itu, seluruh kader diminta memperkuat sinergi, menjaga kekompakan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh. “Golkar Aceh berkomitmen menjadi kekuatan politik yang konstruktif demi mendukung keberhasilan pemerintahan Mualem–Dek Fadh,” tegas Salim Fakhry.
Menurutnya, pelaksanaan Bimtek, Pelantikan Pengurus, dan Rakerda yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Hotel Hermes Palace Banda Aceh akan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas kader, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun arah kebijakan strategis partai dalam menghadapi berbagai agenda pembangunan dan politik ke depan.
Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin oleh Sabri Badruddin sebagai Ketua Penyelenggara, Khalid, S.Pd.I. sebagai Ketua Organizing Committee (OC), dan Jamaluddin sebagai Ketua Steering Committee (SC). DPD Partai Golkar Aceh berharap melalui agenda ini lahir organisasi yang semakin solid, profesional, adaptif, dan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Aceh yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.


