ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

AMANAH PRESIDEN UNTUK KORBAN BANJIR, OM SUR MINTA PENGAWASAN TOTAL DI ACEH

Admin by Admin
Februari 16, 2026 | 23 : 52
in Aceh
0
AMANAH PRESIDEN UNTUK KORBAN BANJIR, OM SUR MINTA PENGAWASAN TOTAL DI ACEH
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.news | BANDA ACEH – Tokoh Aceh Suryadi Djamil (Om Sur) kembali mengingatkan seluruh bupati dan wali kota di 18 kabupaten/kota terdampak banjir di Aceh agar menjalankan penyaluran bantuan meugang dari Presiden secara terbuka, transparan, dan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian besar negara kepada rakyat yang sedang mengalami musibah, sehingga pelaksanaannya harus dijaga bersama agar tidak menimbulkan kekecewaan masyarakat.

Menurut Om Sur, besarnya nilai bantuan meugang mengharuskan pengawasan ketat sejak pengadaan sapi, pemotongan, hingga distribusi kepada warga. Ia mengingatkan agar tidak terjadi praktik pembagian yang tidak adil akibat kedekatan personal, keluarga, atau kepentingan panitia. “Jangan sampai korban yang berhak justru tidak mendapat bagian, sementara yang bukan korban menerima. Ini amanah negara yang harus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya memastikan kualitas dan harga sapi sesuai dengan anggaran bantuan presiden. Om Sur mencontohkan pengadaan di Kabupaten Pidie sekitar 120 ekor sapi dengan harga rata-rata Rp16 juta per ekor yang harus diawasi kesesuaiannya. Ia mengajak masyarakat dan panitia mendokumentasikan setiap sapi sebelum dipotong sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi publik.

Pengawasan, lanjut Om Sur, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga seluruh unsur pengawasan negara dan masyarakat. Ia meminta media, TNI, Polri, kejaksaan, inspektorat, serta KPK ikut memantau proses distribusi bantuan agar benar-benar tepat sasaran. “Negara hadir untuk rakyat. Presiden sudah luar biasa peduli. Jangan sampai rakyat kecewa karena kesalahan distribusi di daerah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat di desa dan kecamatan terdampak banjir yang belum menerima bantuan sapi meugang agar segera melapor kepada bupati atau wali kota setempat sebagai penanggung jawab utama di daerah. Menurutnya, pelaporan aktif masyarakat penting agar tidak ada wilayah yang terlewat dari bantuan presiden.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Om Sur berharap seluruh daerah terdampak banjir seperti Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Singkil, dan lainnya memastikan rakyat tersenyum pada hari meugang. “Di momentum meugang, rakyat harus merasakan kehadiran negara. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat saat Presiden sudah begitu peduli,” pungkas Suryadi Djamil.

*Suryadi Djamil (Om Sur) juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Forkopimda Aceh Utara dalam penyaluran bantuan meugang Presiden kepada masyarakat terdampak banjir yang dilakukan secara merata hingga ke desa-desa. Menurutnya, meskipun jumlah bantuan yang diterima setiap desa tidak besar, pola distribusi yang adil dan menyentuh seluruh wilayah terdampak mencerminkan kepemimpinan yang bijak dan berpihak pada rasa keadilan masyarakat. Ia menilai pendekatan pemerataan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan tidak ada warga korban banjir yang merasa diabaikan dalam momentum kebersamaan meugang.*

Suryadi Djamil (Om Sur) menegaskan bahwa seluruh data korban banjir sebenarnya telah diverifikasi jauh hari sebelum penyaluran bantuan meugang Presiden dilaksanakan. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada praktik data fiktif maupun “penumpang gelap” dalam daftar penerima. Ia meminta pemerintah daerah dan panitia berpegang pada data resmi yang telah ada serta memastikan validasi akhir dilakukan secara terbuka, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat terdampak yang berhak.

49
Previous Post

Sekda Aceh Instruksikan Percepatan Huntara dan Stok Logistik Harus Siap Sebelum Ramadhan

Next Post

Om Sur Warning Kepala Daerah Aceh: Jangan Main-main dengan Bantuan Meugang Dari Presiden

Admin

Admin

Next Post
Om Sur Warning Kepala Daerah Aceh: Jangan Main-main dengan Bantuan Meugang Dari Presiden

Om Sur Warning Kepala Daerah Aceh: Jangan Main-main dengan Bantuan Meugang Dari Presiden

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In