• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

Aceh Butuh Keberanian Mengubah Arah Pembangunan: Dari Politik Anggaran Menuju Kesejahteraan Rakyat

Admin by Admin
Juli 21, 2026 | 14 : 08
in Aceh
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nasrul SufiDirektur Aceh Sosial Development (ASD)

Pembangunan Aceh sudah saatnya memasuki babak baru. Selama ini, keberhasilan pembangunan sering kali diukur dari besarnya APBA, tingginya realisasi anggaran, dan banyaknya proyek yang dilaksanakan. Padahal, ukuran sesungguhnya bukanlah seberapa besar anggaran dibelanjakan, melainkan seberapa besar dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Di tengah potensi sumber daya alam dan berbagai keistimewaan yang dimiliki, Aceh masih menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang tidak ringan. Kemiskinan, terbatasnya lapangan kerja, lemahnya daya beli masyarakat, serta belum optimalnya pengembangan sektor produktif menunjukkan bahwa arah pembangunan perlu dievaluasi. Pembangunan harus bergeser dari sekadar mengejar serapan anggaran menjadi pembangunan yang menghasilkan nilai tambah bagi kehidupan rakyat.

APBA bukan sekadar instrumen belanja pemerintah, tetapi instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Setiap rupiah anggaran harus mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, meningkatkan produktivitas petani dan nelayan, serta menarik investasi yang sehat dan berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya terlihat pada laporan keuangan, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Aceh membutuhkan keberanian politik untuk melakukan reorientasi pembangunan. Kebijakan harus disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat, didukung data yang akurat, dan diarahkan pada hasil yang terukur. Keberhasilan pemerintah tidak cukup dinilai dari tingginya realisasi anggaran, tetapi dari menurunnya angka kemiskinan, meningkatnya pendapatan masyarakat, serta terbukanya peluang kerja bagi generasi muda.

Aceh memiliki modal besar untuk tumbuh lebih maju. Yang diperlukan saat ini adalah kepemimpinan yang visioner, tata kelola yang efektif, serta komitmen menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai orientasi utama setiap kebijakan. Pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan politik anggaran, tetapi politik yang mampu menghadirkan keadilan sosial, kesempatan ekonomi, dan harapan baru bagi masa depan Aceh.

27
Previous Post

Fenomena Mengubah Bentuk Fisik Meningkat, Psikolog Ingatkan Pentingnya Menerima Diri

Next Post

Kapolda Aceh Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers untuk Hadirkan Informasi Kredibel dan Bangun Kepercayaan Publik

Admin

Admin

Next Post

Kapolda Aceh Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers untuk Hadirkan Informasi Kredibel dan Bangun Kepercayaan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In