Asakita.News | ACEH BESAR – Hj. Salma Wati, S.E., M.M., anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRA yang akrab disapa Bunda Salma Mualem, mengikuti latihan menembak di Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, Ujong Batee, Desa Durung, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (10/6/2026).
Kedatangan Bunda Salma Mualem disambut langsung oleh Komandan Kompi (Danki) 1 Yon A Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, IPTU MUSMULYADI,S.E., M.Si, beserta jajarannya. Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebelum kegiatan dimulai.
Dalam kegiatan tersebut, Bunda Salma Mualem didampingi oleh Dr. Juliana Agani, M.Pd., dan Dr. Suriati, M.Pd. Sebelum memasuki sesi latihan, para peserta terlebih dahulu menerima pengarahan mengenai tata cara penggunaan senjata api, teknik dasar menembak, serta prosedur keselamatan di lapangan tembak.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung di bawah pengawasan instruktur berpengalaman, sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Menurut Bunda Salma Mualem, olahraga menembak tidak hanya menuntut ketepatan dan keterampilan teknis, tetapi juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang penting, seperti fokus, kesabaran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Menembak mengajarkan kita tentang konsentrasi, kesabaran, kedisiplinan, serta ketepatan dalam menentukan sasaran. Dalam kehidupan pun demikian, setiap langkah harus dilakukan dengan penuh pertimbangan dan tanggung jawab agar tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.
Selain mengikuti latihan menembak, Bunda Salma Mualem mengaku terkesan dengan kondisi lingkungan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh yang dinilainya bersih, tertata rapi, dan nyaman.
Menurutnya, kebersihan lingkungan kesatrian merupakan cerminan budaya disiplin, profesionalisme, dan kepedulian yang diterapkan oleh seluruh personel Brimob dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Saya sangat mengagumi kebersihan dan kenyamanan lingkungan Kompi 1 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh. Kawasannya tertata dengan baik, asri, dan memberikan suasana yang nyaman. Ini mencerminkan semangat disiplin serta dedikasi yang luar biasa dari seluruh personel yang bertugas di sini,” katanya.
Sementara itu, IPTU Musliadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan partisipasi Bunda Salma Mualem dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, latihan menembak tidak hanya menjadi sarana olahraga dan peningkatan keterampilan, tetapi juga dapat mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dan institusi kepolisian.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama.
Menutup kegiatan itu, Bunda Salma Mualem kembali menegaskan filosofi yang ia petik dari olahraga menembak.
“Menembak bukan sekadar mengenai sasaran, tetapi juga melatih karakter agar tetap fokus, tenang, sabar, dan tepat dalam menentukan arah serta tujuan hidup,” tutupnya.


