Banda Aceh, Asakita.News, – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Abu Faisal, berharap seluruh lembaga keistimewaan yang ada di Aceh dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal demi memperkuat pelaksanaan Syariat Islam serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman pada kegiatan asisten peran ulama dalam pembangunan pemerintah Kota Banda Aceh pada Selasa, 9/6/2026
Menurutnya, sinergi dan koordinasi antarlembaga keistimewaan sangat penting agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Lembaga keistimewaan diharapkan mampu berperan aktif dalam menjaga identitas Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dan keistimewaan dalam sistem pemerintahan.
Abu Faisal menegaskan bahwa setiap lembaga harus bekerja sesuai dengan kewenangannya masing-masing, namun tetap mengedepankan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, maupun lembaga terkait lainnya, untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan Aceh yang Islami, maju, dan bermartabat.
Dengan optimalnya peran lembaga-lembaga keistimewaan, Abu Faisal berharap berbagai program penguatan Syariat Islam, pembinaan umat, serta pembangunan karakter generasi muda dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.
Redaksi
Banda Aceh


