AsaKita.news – SIGLI – Dari 100 guru ASN dan PPPK yang mengikuti tes calon kepala sekolah (Cakep) di Kabupaten Pidie, 45 orang dinyatakan lulus.
Namun, di tengah kebutuhan akan calon pemimpin sekolah, sebagian guru justru mengaku tak berminat menjadi kepala sekolah.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pidie, Dr. Ismed, M.Pd, menyebutkan 45 peserta lulus dari 100 guru yang mengikuti tes Cakep. Pernyataan tersebut dikutip dari akun TikTok Cicem Panah.
Keengganan itu antara lain muncul karena guru melihat jabatan kepala sekolah kini dibebani berbagai urusan, mulai dari rapat, administrasi, program sekolah hingga menerima banyak pihak yang datang ke sekolah.
“Saya tidak mau jadi kepala sekolah. Saya lihat kepala sekolah yang sedang menjabat sangat sibuk. Rapatlah ini, rapatlah itu. Apalagi ada revitalisasi di sekolah, banyak tamu,” kata seorang guru SD negeri di Pidie yang disebut Dewi.
“Saya lebih memilih jadi guru saja,” ujarnya.
Fenomena ini menyisakan pertanyaan: ketika jabatan kepala sekolah semakin berat, masihkah guru-guru terbaik tertarik mengambil posisi tersebut?
Asakita.news akan mengikuti perkembangan persoalan ini dan suara para guru di Kabupaten Pidie.


