ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Wamen Saintekdikti Stella Christie Kunjungi ARC-USK: Dorong Hilirisasi Nilam Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Redaksi by Redaksi
Mei 9, 2026 | 07 : 37
in Aceh, Nasional, Pendidikan, Teknologi
0
Wamen Saintekdikti Stella Christie Kunjungi ARC-USK: Dorong Hilirisasi Nilam Sebagai Motor Ekonomi Nasional
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

​BANDA ACEH, Asakita.news, –  Wakil Menteri Sains, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Wamen Saintekdikti), Prof. Stella Christie, melakukan kunjungan ke Atsiri Research Center (ARC) PUIPT Nilam Universitas Syiah Kuala (USK) pada Jumat (8/5).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung progres inovasi, hilirisasi, dan komersialisasi komoditas nilam sebagai salah satu sektor unggulan dalam meningkatkan ekonomi nasional.

​Kedatangan Wamen Stella Christie disambut hangat oleh Wakil Rektor III USK Prof. Mustanir, Sekretaris Universitas Dr. Meldi Kusuma, serta Kepala ARC PUIPT Nilam USK, Syaifullah Muhammad.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wamen meninjau Laboratorium Proses ARC, Rumah Produksi Parfum dan Skincare, serta berdialog interaktif dengan mahasiswa peneliti mengenai masa depan riset di Indonesia.

​Dalam arahannya, Prof. Stella Christie memberikan apresiasi tinggi terhadap ekosistem yang telah dibangun oleh ARC-USK.

Menurutnya, keberhasilan USK dalam mengelola riset dan inovasi nilam dari hulu ke hilir merupakan preseden penting bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Juga menjadi salah satu praktek terbaik dalam hilirisasi komoditas unggulan nasional yang memberi nilai tambah ekonomi masyarakat.

​”ARC adalah salah satu contoh terbaik bagaimana nilai tambah komoditas nasional bisa meningkat melalui riset” urai Stella.

“Pemerintah terus mendorong inovasi berbasis riset dengan pemberian insentif langsung kepada dosen peneliti.

ADVERTISEMENT

Kami yakin peningkatan ekonomi negara akan terjadi dengan riset dan inovasi yang berkualitas dari perguruan tinggi,” ujar Stella Christie lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, ​Kepala ARC USK, Syaifullah Muhammad, menjelaskan bahwa fokus utama ARC bukan sekadar penelitian di atas kertas dan dalam laboratorium, melainkan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat bawah, khususnya petani nilam dan pelaku UMKM.

 

Dalam 12 tahun terakhir, ekosistem nilam Aceh tumbuh sangat positif dan menciptakan berbagai nilai tambah baru dari proses inovasi riset yang dilakukan.

​”Hilirisasi nilam menciptakan ekosistem baru industri atsiri Indonesia khususnya di Aceh, yang memberi nilai tambah ekonomi untuk petani dan UMKM” jelas Syaifullah.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah perlu melihat dan membangun inovasi serta hilirisasi berbasis riset dari pinggiran Indonesia, agar konteks lokal keragaman hayati dari berbagai pelosok negeri bisa terangkat dengan nilai ekonomi tinggi untuk kesejahteraan rakyat,” pungkas Syaifullah.

Sementara itu, ​Wakil Rektor III USK, Prof. Mustanir, menegaskan bahwa pihak universitas akan terus mendukung penuh keberlanjutan program hilirisasi berbasis inovasi riset nilam ini.

USK berkomitmen menjadikan inovasi nilam bukan hanya sebagai pencapaian akademik, tetapi sebagai gerakan ekonomi.

​”USK akan tetap komit dan konsisten mengembangkan inovasi, hilirisasi, dan komersialisasi nilam Aceh untuk menjadi gerakan ekonomi universitas dan masyarakat,” tegas Mustanir.

​Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala adalah Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) yang berfokus pada riset, pengembangan, dan komersialisasi produk turunan nilam Aceh untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan kemandirian industri parfum serta kosmetik nasional.

ARC dikenal memiliki reputasi dan prestasi di tingkat nasional dan internasional khususnya dalam implementasi hasil riset nilam yang memberikan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat.

23
Tags: ARC USKNilam AcehSyaifullah MuhamadWamen Saintekdikti
Previous Post

Sekda Aceh Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Tekankan Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Next Post

Safari Subuh KOMPAS Aceh Utara di Masjid Nurul Iman: Pemuda Bangkit, Cahaya Subuh Kian Bersinar

Redaksi

Redaksi

Next Post
Safari Subuh KOMPAS Aceh Utara di Masjid Nurul Iman: Pemuda Bangkit, Cahaya Subuh Kian Bersinar

Safari Subuh KOMPAS Aceh Utara di Masjid Nurul Iman: Pemuda Bangkit, Cahaya Subuh Kian Bersinar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In