Banda Aceh | Asakita.news – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Abu Faisal Ali menerima kunjungan ulama asal Suriah, Syeikh Abdulrazzaq An-Najm, dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat sinergi pengembangan syariat Islam di Aceh di ruang kerjanya pada Selasa, 4/8/2026
Kunjungan yang berlangsung di Ruang kerja ketua MPU Aceh itu disambut langsung oleh Ketua MPU Aceh Abu Faisal Ali dan jajaran pimpinan juga pengurus MPU Aceh.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, dengan pembahasan yang menitikberatkan pada penguatan peran ulama dalam membina umat serta menghadapi berbagai tantangan keagamaan di era modern.
Ketua MPU Aceh Abu Faisal menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan kerja sama keilmuan antara ulama Aceh dan ulama dunia Islam.
Menurutnya, pengalaman dan pemikiran para ulama dari berbagai negara dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat implementasi syariat Islam yang moderat, berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah kata Abu Faisal.
Dalam dialog tersebut, Syeikh Abdulrazzaq An-Najm mengapresiasi komitmen masyarakat dan Pemerintah Aceh dalam menjaga serta menerapkan syariat Islam.
Ia menilai Aceh memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah yang terus mempertahankan identitas keislamannya melalui peran ulama, lembaga pendidikan, dan dukungan pemerintah.
Syeikh Abdulrazzaq juga mengajak seluruh ulama untuk terus memperkuat persatuan umat, meningkatkan kualitas pendidikan Islam, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan global yang memengaruhi kehidupan umat Islam.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata dan doa bersama sebagai simbol persaudaraan serta komitmen mempererat hubungan antara ulama Aceh dengan ulama internasional.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kerja sama yang lebih luas di bidang dakwah, pendidikan, kajian keislaman, dan penguatan nilai-nilai syariat Islam, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan peradaban Islam di Aceh maupun dunia Islam secara umum tutup Abu Faisal.


