ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Minggu, September 13, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Teuku Indra: Insiden Penurunan Paksa Satu Bendera Merah Putih Di Aceh Bukan Kegagalan TNI-Polri Tapi Demi Keselamatan Rakyat!

Admin by Admin
Agustus 16, 2026 | 22 : 58
in Aceh
0
Teuku Indra: Insiden Penurunan Paksa Satu Bendera Merah Putih Di Aceh Bukan Kegagalan TNI-Polri Tapi Demi Keselamatan Rakyat!
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | BANDA ACEH – Suara tegas bergema dari salah satu putra Aceh, Teuku Indra. Menanggapi insiden penurunan Bendera Merah Putih di lingkungan Masjid Raya Baiturrahman saat peringatan Hari Damai Aceh, ia menegaskan dengan lantang, ini bukan kegagalan TNI-Polri mempertahankan kibaran merah putih!

Menurut putra Aceh yang juga Ketua Relawan Prabowo-Gibran Provinsi Aceh pada Pilpres lalu, bahwa kejadian tersebut adalah hasil provokasi oknum penyusup yang tidak bertanggung jawab.
Di tengah situasi pelik, pimpinan TNI-Polri telah mengambil sikap bijak dan berjiwa besar, memilih prioritas keselamatan jiwa masyarakat dibandingkan tindakan keras yang berisiko memicu bentrokan luas.
Posisi terjepit itu dipahami sepenuhnya sebagai pilihan sulit namun paling mulia karena mengutamakan nyawa rakyat di atas segalanya.

“Karakter masyarakat Aceh tak bisa dipaksakan dengan kekerasan. Pendekatan humanis dan sabar yang diambil Aparat Negara adalah kemenangan akal sehat,
TNI-Polri telah bekerja maksimal, berkoordinasi matang dengan pemerintah, tokoh adat dan agama demi menjaga kedamaian,” ujarnya penuh apresiasi.

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dengan semangat membara, Teuku Indra menegaskan keteguhan hati warga Tanah Rencong, walau satu bendera sempat diturunkan, namun tidak akan pernah mampu memadamkan api cinta kami terhadap tanah air, Aceh adalah Indonesia, itu harga mati, sejarah perjuangan para indatu tak akan pernah kita ingkari! ucapnya dengan lantang.

“Jika segelintir oknum telah menurunkan satu bendera di halaman masjid ini, maka kami seluruh rakyat Aceh lainnya akan mengibarkan jutaan Bendera Merah Putih di setiap jengkal tanah kami!” serunya.

Insiden ini tak mampu meruntuhkan fondasi persatuan. Aceh tetap kokoh berdiri dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, bersatu dalam damai, dan menjunjung tinggi nilai luhur persaudaraan bangsa.

27
Previous Post

Rapat Forkompimda Aceh Bahas Dinamika Kerusuhan pada Hari Damai Aceh

Next Post

Wagub Aceh Hadiri Haul Ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh

Admin

Admin

Next Post
Wagub Aceh Hadiri Haul Ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh

Wagub Aceh Hadiri Haul Ke-4 Abu Tumin di Dayah Babussalam Blang Bladeh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In