Asakita.News | BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi melalui inovasi pelayanan publik di bidang kesehatan. Pemko Banda Aceh menerima penghargaan Serambi Awards 2026 dengan tema “Gebrakan Sang Pemimpin”, sebagai pelopor Puskesmas Keliling.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan Serambi Awards 2026 yang berlangsung di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu malam, 29 Agustus 2026. Penghargaan secara langsung diterima oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih responsif, inklusif, dan mudah dijangkau masyarakat.
Program Puskesmas Keliling menjadi salah satu upaya strategis pemerintah kota untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada warga, terutama masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan.
Bagi Pemko Banda Aceh, pelayanan publik tidak cukup hanya tersedia di gedung-gedung pemerintahan atau fasilitas kesehatan. Kehadiran pemerintah juga harus mampu menjangkau masyarakat secara langsung, cepat, dan tepat sasaran.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu bukan sekadar capaian, tetapi menjadi energi baru bagi pemerintah kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kita untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Illiza.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus melahirkan berbagai terobosan dalam pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan.
Menurut Illiza, pemerintah harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Inovasi pelayanan harus diarahkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata, termasuk oleh warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan secara cepat dan mudah.
Penghargaan Serambi Awards 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan layanan kesehatan bergerak, Pemko Banda Aceh diharapkan dapat terus memperluas jangkauan pelayanan preventif maupun promotif, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Capaian tersebut menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik bukan sekadar gebrakan sesaat, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun Banda Aceh yang semakin sehat, responsif, dan dekat dengan masyarakat.


