• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Meroeke Papua

TEP IPB Latih Muslimat NU Merauke Olah Beras Menir Jadi Mie Bergizi, Potensi Pangan Lokal Bernilai Ekonomi

Admin by Admin
November 2, 2026 | 14 : 51
in Meroeke Papua, Teknologi
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERAUKE, ASAKITA.NEWS – Beras menir atau patahan beras yang selama ini kerap dipandang sebagai hasil samping penggilingan padi ternyata menyimpan potensi ekonomi yang menjanjikan.

Melalui inovasi pengolahan pangan, bahan tersebut dapat dikembangkan menjadi mie berbasis tepung beras dengan penambahan fortifikasi protein dan vitamin.

Potensi inilah yang diperkenalkan Tim 3 Ekspedisi Patriot (TEP) IPB University melalui pelatihan pembuatan mie tepung beras kepada 20 pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Waninggap Miraf, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (1/11/2026).

Pelatihan berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIT di Kampung Waninggap Miraf.

Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan keterampilan mengolah bahan pangan, tetapi juga membuka wawasan masyarakat tentang pemanfaatan hasil samping pertanian menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah tutur Afdhalul Ahmar kepada media ini.

Perwakilan Tim 3 TEP IPB, Ir. Afdhalul Ahmar, S.TP., M.T., mengatakan, beras menir atau broken rice merupakan salah satu potensi lokal yang masih dapat dikembangkan melalui inovasi teknologi pengolahan pangan.

Menurutnya, masyarakat perlu mengenal berbagai alternatif pemanfaatan hasil penggilingan padi agar tidak hanya berhenti sebagai bahan pangan konvensional, tetapi dapat diolah menjadi produk yang lebih beragam dan memiliki peluang ekonomi.

“Ibu-ibu, mungkin di sini banyak yang belum mengetahui bahwa menir atau broken rice dapat diolah menjadi mie tepung beras berbasis fortifikasi dengan penambahan protein dan vitamin jelas Afdhalul Ahmar kepada peserta pelatihan.

Lebih lanjut Insinyur Afdhalul menyampaikan, Ini merupakan potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kita ingin berbagi pengalaman sekaligus mengenalkan proses pembuatannya,” ujar Afdhalul.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam melihat peluang pengembangan pangan berbasis potensi lokal pintanya penuh harap.

Ketua Muslimat NU Ranting Waninggap Miraf, Heni Suryani, menyambut positif kegiatan tersebut.

Ia berharap pelatihan ini dapat menambah wawasan, keterampilan, dan pengalaman para anggota dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta terlihat saat kegiatan memasuki sesi demonstrasi dan praktik langsung. Para pengurus Muslimat NU mengikuti setiap tahapan pembuatan mie tepung beras, mulai dari pengenalan bahan hingga proses pengolahan menjadi produk mie.

Melalui kegiatan ini, Tim 3 Ekspedisi Patriot IPB University berupaya mendorong tumbuhnya inovasi pangan berbasis potensi pertanian lokal di Merauke.

Lebih dari sekadar pelatihan memasak, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi tepat guna kepada masyarakat agar hasil samping pertanian dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, memiliki nilai tambah, dan berpeluang dikembangkan sebagai usaha produktif masyarakat kampung.

Dari beras menir menjadi mie bergizi, inovasi sederhana ini memperlihatkan bahwa potensi ekonomi lokal dapat tumbuh ketika masyarakat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pendampingan yang tepat.

Laporan dari Merauke Papua Selatan.

17
Tags: broken riceIr Afdhalul AhmarMie tepung berasS.TP.MTTim patriot IPB
Previous Post

DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Aceh, Laksanakan Pelatihan “Capacity Building” Pimpinan DPW & DPD se Aceh

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In