BIREUEN, Asakita.news, – Sebanyak 466 siswa dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Bireuen berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2026.
Capaian ini disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Bireuen, , dalam konferensi pers di kantor Cabdin Bireuen, Rabu (1/4/2026).
Abdul Hamid menyebutkan, keberhasilan ratusan siswa tersebut merupakan hasil kerja keras guru, dukungan orang tua, serta kesungguhan siswa dalam belajar.
“Ini adalah bukti nyata kolaborasi semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bireuen. Kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan kepala sekolah,” ujarnya.
Berdasarkan data Cabang Dinas Pendidikan, mencatat, sekolah dengan jumlah kelulusan tertinggi diraih oleh SMA Negeri 1 Bireuen dengan 57 siswa. Posisi kedua ditempati SMA Negeri 1 Kuala dengan 42 siswa, disusul SMA Negeri 2 Bireuen sebanyak 38 siswa.
Selanjutnya, SMA Negeri 1 Gandapura berada di peringkat keempat dengan 35 siswa, diikuti SMK Negeri 1 Bireuen sebanyak 31 siswa. SMK Negeri 1 Gandapura dan SMA Negeri 2 Peusangan masing-masing mencatat 28 siswa lulus SNBP.
Beberapa sekolah lain yang juga mencatatkan hasil signifikan antara lain SMK Negeri 1 Peusangan (21 siswa), SMA Negeri 1 Peudada (20 siswa), serta SMA Swasta Sukma Bangsa Bireuen dan SMA Negeri 1 Peusangan yang masing-masing meluluskan 16 siswa.
Selain itu, SMA Swasta Tauthiah dan SMA Negeri 1 Samalanga masing-masing menyumbang 15 siswa, disusul SMA Negeri 1 Jeumpa (13 siswa). Sejumlah sekolah lainnya juga turut berkontribusi meski dengan jumlah lebih kecil.

Namun demikian, terdapat beberapa sekolah yang belum berhasil meluluskan siswanya melalui jalur SNBP tahun ini. Hal ini menjadi perhatian serius pihak Cabdin untuk dilakukan evaluasi ke depan.
Abdul Hamid menegaskan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh sekolah agar capaian SNBP di tahun mendatang semakin meningkat dan merata.
“Kita akan lakukan pembinaan lebih intensif, terutama bagi sekolah yang belum memiliki kelulusan. Target kita ke depan, semua sekolah bisa berkontribusi meluluskan siswanya ke perguruan tinggi negeri,” tegasnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain di Kabupaten Bireuen untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi di masa mendatang.

