Jakarta | Asakuta.news — Presiden Republik Indonesia, , mengundang para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam. Pertemuan tersebut digelar sebagai forum silaturahmi sekaligus diskusi strategis membahas berbagai isu nasional dan dinamika geopolitik global.
Sejumlah tokoh bangsa tampak memenuhi undangan tersebut. Mantan Presiden RI ke-7, , tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 19.20 WIB. Kehadiran Jokowi dikonfirmasi oleh pihak Istana dan ajudan presiden sebelumnya.
Selain Jokowi, hadir pula Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, , serta Wakil Presiden RI ke-13, . Kedatangan para tokoh tersebut menjadi sorotan karena momen ini dinilai sebagai ajang konsolidasi nasional lintas kepemimpinan.
Namun demikian, Presiden RI ke-5, , dipastikan tidak menghadiri undangan tersebut karena memiliki agenda lain yang telah terjadwal sebelumnya.
Bahas Geopolitik dan Arah Kebijakan Nasional
Sejumlah sumber di lingkaran parlemen menyebutkan bahwa agenda utama pertemuan adalah mendengarkan masukan dan pandangan dari para pemimpin terdahulu terkait kondisi global yang dinamis. Presiden Prabowo disebut ingin mendapatkan perspektif strategis menyangkut stabilitas nasional, ekonomi, hingga posisi Indonesia dalam percaturan geopolitik dunia.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu berlangsung tertutup. Meski demikian, sumber Istana menegaskan bahwa forum tersebut lebih bersifat dialog dan tukar pikiran, bukan agenda politik praktis.
Ketua Harian Partai Gerindra, , sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memang berinisiatif mengundang para pendahulu untuk berdiskusi langsung mengenai berbagai perkembangan situasi global yang berdampak pada Indonesia.
Simbol Persatuan Elite Nasional
Pengamat politik menilai pertemuan ini memiliki makna simbolik yang kuat. Menghadirkan mantan presiden dan wakil presiden dalam satu meja diskusi mencerminkan upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan nasional.
Langkah ini juga dipandang sebagai strategi membangun komunikasi lintas generasi pemimpin negara di tengah berbagai tantangan global, mulai dari konflik geopolitik hingga ketidakpastian ekonomi dunia.
Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta. Pihak Istana belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pembahasan yang dilakukan malam ini.**

