Asakita.News | BANDA ACEH – PLN UID Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkelanjutan, PLN UID Aceh sukses memborong tiga penghargaan bergengsi sekaligus pada ajang Nusantara CSR Awards 2026 dan Corporate Economic Protection Index (CEPI). Tak hanya itu, kepemimpinan transformatif di tubuh PLN UID Aceh juga mendapat pengakuan dengan dinobatkannya General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, sebagai salah satu dari 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026.
Penghargaan yang diinisiasi oleh La Tofi School of Social Responsibility ini dikeluarkan di Jakarta pada 8 April 2026, berdasarkan metodologi ketat La Tofi ESG Rating.
Pada ajang Nusantara CSR Awards 2026, program inovasi PLN UID Aceh bertajuk “Dari Desa untuk Indonesia: Transformasi BUMG Timoh Beusaree Melalui Inovasi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) G.O-TB” sukses meraih predikat Platinum Alignment pada kategori Ketahanan Ekonomi Masyarakat & Rantai Nilai.
Pada saat yang sama, untuk pengukuran indeks CEPI, program tersebut berhasil dianugerahi predikat Champion Candidate 3,33.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa program TJSL PLN adalah sebuah investasi sosial yang menciptakan Creating Shared Value (CSV) bagi masyarakat dan perusahaan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh insan PLN UID Aceh bersama masyarakat. Nilai 3,33 pada indeks CEPI ini menggambarkan bahwa Rp 1 investasi program CSR mampu melindungi sekitar Rp 3,33 nilai ekonomi yang berada dalam eksposur risiko operasional perusahaan. Inovasi AMDK G.O-TB bersama BUMG Timoh Beusaree adalah wujud nyata bagaimana PLN hadir menggerakkan roda ekonomi desa sekaligus menjaga keberlanjutan,” ungkap Eddi.
Dampak positif dari program ini turut diamini oleh Direktur BUMG Timoh Beusaree, Aiyub, SH (62). Ia mengungkapkan bahwa pendampingan yang diberikan telah membawa perubahan signifikan, terutama dalam hal kapasitas produksi dan skala usaha desa mereka.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan berkelanjutan dari PLN UID Aceh. Berkat bantuan peralatan dan inovasi yang diberikan, kapasitas produksi AMDK G.O-TB kami kini meningkat pesat. Peningkatan kapasitas ini tidak hanya membuat kami mampu memenuhi permintaan pasar yang lebih luas, tetapi juga membuka lapangan kerja baru sehingga ekonomi warga desa kami ikut terangkat,” tutur Aiyub bangga.
Selain kesuksesan program inovasi desa, kiprah personal Eddi Saputra juga diganjar penghargaan sebagai 100 Manajer Program Terbaik Indonesia 2026 dengan Peringkat Platinum Leader Performance.
Pencapaian luar biasa ini diraih atas kepemimpinan Eddi Saputra dalam mengelola fungsi Komunikasi dan TJSL di lingkungan PLN UID Aceh. Dewan penilai menyoroti tingkat keselarasan yang sangat tinggi antara pemetaan risiko lokal, perumusan strategi program, implementasi aksi mitigasi, verifikasi dampak di lapangan, kesiapsiagaan organisasi, pengelolaan komunikasi publik, hingga kontribusi terhadap perlindungan nilai ekonomi perusahaan.
“Tentu saja capaian sebagai Manajer Program Terbaik ini bukan semata-mata keberhasilan individu, melainkan representasi dari soliditas tim PLN UID Aceh. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya memberdayakan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk masa depan yang lebih baik,” tambah Eddi.
Penghargaan ini disahkan langsung oleh La Tofi, selaku Founder & Chairman La Tofi School of Social Responsibility sekaligus Principal Assessor La Tofi ESG Rating. Ke depan, PLN UID Aceh akan terus berinovasi dan berkolaborasi demi menerangi negeri dan memajukan potensi ekonomi daerah.
Narahubung:
Lukman Hakim
Manager Komunikasi & TJSL PT PLN (Persero) UID Aceh
Telp. 082364177378

