ASAKITA.NEWS | SIGLI— Pemerintah Aceh melalui Bagian Kerja Sama pada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh telah melaksanakan kunjungan silaturahmi dan audiensi ke Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) dalam rangka menindaklanjuti butir-butir Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati pada tahun 2022.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kasubbag Kerja Sama Badan Usaha, Dr. Erlangga, S.STP., M.Ec.Dev, bersama tim yang terdiri dari Nurul Aflah, S.E, dan Intan Febrina Putri, S.TP. Audiensi ini menjadi langkah konkret untuk mengevaluasi sekaligus mendorong implementasi poin-poin kerja sama yang selama ini belum berjalan secara optimal.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Universitas Jabal Ghafur dihadiri langsung oleh Rektor UNIGHA, Dr. Heri Fajri, M.Pd, didampingi Wakil Rektor I Dr. Safrijal, M.Pd, serta Wakil Rektor II Dr. Drs. Basri, M.Pd.
Kedua pihak membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang sebagaimana tertuang dalam MoU, dengan penekanan pada program pemberian beasiswa, khususnya bagi dosen, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Aceh.
Pemerintah Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap butir kesepahaman yang telah disepakati dapat direalisasikan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Sementara itu, Rektor UNIGHA, Dr. Heri Fajri, M.Pd, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap adanya dukungan konkret dari Pemerintah Aceh melalui Kantor Gubernur, terutama dalam program beasiswa bagi dosen.“Kami berharap Pemerintah Aceh dapat mendukung peningkatan kapasitas dosen melalui program beasiswa, sehingga kualitas pendidikan di Universitas Jabal Ghafur dapat terus meningkat,” ujarnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Pemerintah Aceh dan Universitas Jabal Ghafur semakin erat serta mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam implementasi kerja sama ke depan.

