Asakita.News | BANDA ACEH — Ketua Umum Partai Perjuangan Aceh (PPA), Marniati, menekankan pentingnya peran media dalam mendukung eksistensi dan perjalanan partai, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepada masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat bersilaturahmi dengan awak media usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kantor PPA, Kamis (2/4). Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Marniati menyebut media sebagai mitra strategis dalam membentuk citra positif sekaligus menjembatani komunikasi antara partai dan publik.
Menurutnya, hubungan yang telah terjalin baik selama ini menjadi kekuatan penting bagi PPA dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk persiapan menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Marniati mengungkapkan, saat ini partainya tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi tahapan verifikasi faktual sebagai syarat utama mengikuti kontestasi politik. PPA juga terus berkoordinasi dengan Komisi Independen Pemilihan untuk memastikan seluruh persyaratan terpenuhi dengan maksimal.
Dari sisi struktur organisasi, ia menjelaskan bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPA telah terbentuk di sekitar 75 persen wilayah kabupaten/kota di Aceh, atau mencakup 18 daerah. Sementara itu, pembentukan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) telah mencapai 50 persen dan ditargetkan terus meningkat hingga mencapai cakupan penuh.
Selain fokus pada kesiapan administrasi, PPA juga mulai menyiapkan kader-kader potensial untuk diusung sebagai calon legislatif. Marniati optimistis partainya mampu melewati seluruh tahapan verifikasi dan ikut berkompetisi pada Pileg 2029.
Tak hanya bergerak di bidang politik, PPA juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Bantuan telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana, khususnya korban banjir di sejumlah wilayah di Aceh.
Dalam waktu dekat, PPA dijadwalkan melakukan kunjungan ke ulama kharismatik Aceh, Abuya Amran Wali, sekaligus menyerahkan bantuan berupa tas sekolah kepada anak-anak. Kegiatan tersebut juga akan dirangkai dengan penyaluran bantuan di Aceh Utara dan Aceh Tengah, serta zikir bersama yang melibatkan Partai Persatuan Pembangunan di wilayah terdampak.
“PPA akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat momentum politik, tetapi juga dalam situasi sosial kemanusiaan hingga masyarakat benar-benar pulih,” ujar Marniati.

