ASAKITA.NEWS — BANDA ACEH – Penyambutan Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) yang baru, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, berlangsung penuh kehormatan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh.
Mewakili Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, Drs. H. Sulaiman Abda, yang menjabat sebagai Anggota Tuha Peut Wali Nanggroe, hadir menyambut kedatangan jenderal bintang satu tersebut.
Momen penyambutan itu semakin bermakna ketika Sulaiman Abda menyematkan rencong Aceh di pinggang Brigjen TNI Mahesa Fitriadi. Penyematan senjata tradisional khas Aceh tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap tamu kehormatan sekaligus representasi kekayaan adat dan budaya Tanah Rencong.
Kehadiran Pangdam IM yang baru juga menjadi perhatian masyarakat Aceh, mengingat Mahesa Fitriadi merupakan putra daerah yang memiliki ikatan historis dan emosional dengan tanah kelahirannya.
Brigjen TNI Mahesa Fitriadi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995. Ia lahir di Kota Bakti, Aceh, pada 28 Oktober 1973.
Kembalinya putra Aceh untuk mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan Kodam Iskandar Muda menjadi momentum penting dalam memperkuat kedekatan antara TNI, masyarakat, serta unsur adat dan pemerintahan di Aceh.
Penyambutan yang melibatkan perwakilan Lembaga Wali Nanggroe tersebut juga mencerminkan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara institusi pertahanan negara dan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Aceh.
Dengan amanah baru yang diemban, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan kedamaian Aceh.


