Asakita.News | BANDA ACEH – Di tengah upaya Polri membangun kekuatan penyidik yang presisi dan berintegritas, satu nama kembali mencuri perhatian nasional. Dia adalah Iptu Rahmad, S.Sos., S.H., M.Si., putra terbaik Aceh yang kini resmi dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe per September 2026.
Penunjukan ini adalah bukti nyata meritokrasi di tubuh Polri. Karier Iptu Rahmad bukanlah karier instan. Ia adalah potret perwira yang ditempa dari level paling bawah.
*Ia memulai pengabdian sebagai Tamtama Polri tahun 1998-1999*, kemudian dengan kerja keras dan dedikasi, ia meniti karier hingga menjadi perwira lulusan SIP Angkatan 48 Tahun 2019. Perjalanan panjang ini menjadikannya sosok yang sangat memahami denyut nadi institusi dan rakyat.
Dari KBO Reskrim di ujung barat Indonesia, Polres Sabang, ia kemudian dipercaya memimpin Satreskrim di sana. Ketegasannya berlanjut saat memimpin Satreskrim Polres Aceh Jaya dan Polres Langsa, dua wilayah dengan tingkat kerawanan yang tinggi.
Kematangannya semakin lengkap saat ia ditarik ke jantung penegakan hukum Polda Aceh, sebagai Panit Tipidter dan Panit Tipikor di Ditreskrimsus, satuan yang menangani kejahatan luar biasa yang merugikan negara.
Sebelum kembali ke Lhokseumawe, ia juga mengasah jiwa kepemimpinan teritorialnya sebagai Kapolsek Keumala di pedalaman Pidie.
“Ini adalah perwira yang lengkap. Dari Tamtama sampai Perwira, paham reserse, paham Tipidter, paham Tipikor, dan paham pembinaan wilayah,” ujar salah satu sumber di Polda Aceh.
Kini negara menitipkan Kota Lhokseumawe, kota industri dan simbol kebangkitan ekonomi Aceh, di pundaknya. Tugasnya jelas: menjaga stabilitas keamanan demi iklim investasi dan memberikan kepastian hukum bagi rakyat.
Dari Sabang sampai Lhokseumawe, inilah wajah Polri masa depan. Lahir dari Tamtama, muda, cerdas, bergelar Magister, dan setia pada Merah Putih.


