BANDA ACEH – Asakita.news – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi membuka penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran untuk tahun akademik 2026/2027. Calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di program studi baru tersebut harus menyiapkan biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp150 juta.
Selain IPI, mahasiswa Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry juga dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp37.511.000 per semester.
IPI sebesar Rp150 juta tersebut dapat dibayarkan secara bertahap atau dicicil sebanyak tiga kali.
Penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry dibuka pada 3 hingga 10 September 2026. Kehadiran program studi ini menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan masyarakat di Aceh.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof. Muhammad Yasir Yusuf, mengatakan Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry memiliki sejumlah keunggulan, terutama pada bidang promotif dan preventif penyakit infeksi.
Salah satu fokus utama pendidikan kedokteran tersebut adalah persoalan kesehatan pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, yang dinilai sangat penting dalam membangun kualitas kesehatan generasi masa depan.
“Fokus ini diharapkan menjadi salah satu kontribusi UIN Ar-Raniry dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan masyarakat,” demikian arah pengembangan Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry.
Untuk tahun pertama penerimaan, calon mahasiswa yang dapat mengikuti seleksi adalah lulusan SMA/MA jurusan IPA tahun 2024, 2025 dan 2026.
Seleksi calon mahasiswa dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 14 September 2026 melalui Computer Based Test (CBT) dan tes buta warna. Hasil seleksi akan diumumkan pada 15 September 2026.
Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman, menyebutkan kehadiran Program Studi Kedokteran di kampus tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga medis yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional.
Lebih dari itu, lulusan Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry diharapkan memiliki nilai-nilai keislaman serta kepedulian yang tinggi terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Program Studi Kedokteran UIN Ar-Raniry sendiri memperoleh izin operasional pada 31 Agustus 2026 dan mulai menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027.
Dengan dibukanya Program Studi Kedokteran, UIN Ar-Raniry kini menambah peran strategisnya dalam dunia pendidikan tinggi di Aceh, khususnya dalam mempersiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan yang profesional, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Redaksi | Asakita.News


