ASAKITA.NEWS | BANDA ACEH — Memasuki hari ketiga pelaksanaan kegiatan APEKSI Wilayah I yang berlangsung sejak 19 hingga 22 April, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang digelar di taman kota Gampong Tibang bersama 24 pemerintah kota se-Pulau Sumatra.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian penting dalam agenda APEKSI Wilayah I, yang tidak hanya berfokus pada rapat kerja, tetapi juga aksi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di daerah perkotaan.
Illiza menyampaikan bahwa kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Banda Aceh saat ini masih berada di angka sekitar 14,37 persen. Untuk itu, diperlukan langkah konkret dan kolaboratif guna mencapai target ideal sebesar 20 persen.
“Momentum APEKSI ini sangat tepat untuk memperkuat komitmen bersama antar pemerintah kota dalam menjaga lingkungan. Penanaman pohon ini adalah langkah nyata yang harus terus kita dorong,” ujar Illiza.
Ia menekankan bahwa penanaman pohon memiliki dampak jangka panjang bagi kehidupan masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas udara hingga menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan.
Menurutnya, keterlibatan 24 pemerintah kota dalam kegiatan ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi yang kuat antar daerah dalam menjawab tantangan lingkungan di masa depan.
Illiza pun berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Dengan penanaman pohon di taman kota Gampong Tibang ini, kita berharap satu pohon dapat melahirkan satu kehidupan. Ini adalah simbol harapan bagi masa depan kota yang lebih hijau dan sehat,” tutupnya.
Pelaksanaan APEKSI Wilayah I di Banda Aceh sendiri telah berlangsung selama tiga hari dan diisi dengan berbagai agenda strategis, mulai dari rapat koordinasi, diskusi kebijakan, hingga kegiatan sosial dan lingkungan yang melibatkan seluruh peserta dari kota-kota di Pulau Sumatra.

