BIREUEN — Asakita.news, – Penyuluh lingkungan hidup dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh, Safrida Afriana, mensosialisasikan program Sekolah Adiwiyata kepada kepala sekolah jenjang SMA, SMK, SLB, dan Madrasah Aliyah (MA) di Aula Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Bireuen, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong kesadaran dan implementasi budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah, terutama pascabencana banjir yang melanda sejumlah sekolah di wilayah tersebut.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Bireuen, Abdul Hamid, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar kepada DLHK Provinsi Aceh agar dapat memberikan dukungan nyata berupa bantuan tanaman untuk sekolah-sekolah terdampak banjir.
“Sekolah-sekolah yang terdampak banjir saat ini hampir tidak memiliki lagi pohon maupun taman. Semuanya tersapu banjir. Karena itu, kehadiran DLHK sangat kami harapkan untuk mempercepat proses penghijauan kembali di lingkungan sekolah,” ujar Abdul Hamid.
Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan dalam setiap program yang dijalankan agar memberikan manfaat jangka panjang.
“Semua program yang kita lakukan harus memiliki kesinambungan. Dengan begitu, manfaatnya akan lebih terasa dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Safrida Afriana dalam paparannya menjelaskan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya sistematis untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan hidup.
Menurutnya, lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan serta memberikan berbagai manfaat bagi manusia.
“Menjaga lingkungan hidup bukan hanya soal menanam pohon. Hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan juga merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat,” jelas Safrida, yang merupakan alumni Australia.
Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah untuk menjadikan program Adiwiyata sebagai bagian dari budaya sekolah, bukan sekadar program sesaat.
Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB, serta Madrasah Aliyah di wilayah Bireuen. Selain itu, Sekretaris DLHK Kabupaten Bireuen juga hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan program lingkungan di sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah-sekolah di Bireuen mampu bangkit dari dampak bencana sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.

