• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Jumat, November 6, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

Disdukcapil Berhasil Temukan Identitas Tiga ODGJ melalui Pengecekan Biometrik

Admin by Admin
November 5, 2026 | 23 : 45
in Aceh
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | Banda Aceh  – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berhasil mengungkap identitas tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Ketiga ODGJ tersebut dibawa oleh petugas Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh ke Kantor Disdukcapil di Balai Kota, Selasa (3/11/2026), untuk dilakukan pengecekan dan penelusuran data kependudukan.

Dalam proses tersebut, petugas Disdukcapil melakukan pencocokan data melalui sistem biometrik dengan memanfaatkan identifikasi iris mata. Hasilnya, ketiga orang tersebut diketahui telah terdata dalam administrasi kependudukan dan masing-masing berasal dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Barat, dan Aceh Timur.

Kepala Disdukcapil, Heru Triwijanarko, mengatakan bahwa pihaknya membantu RSJ Banda Aceh dalam menelusuri identitas ketiga ODGJ tersebut guna mendukung kelengkapan administrasi pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kepastian identitas pasien tidak hanya diperlukan untuk keperluan administrasi rumah sakit, tetapi juga penting untuk membantu proses penelusuran dan menghubungkan pasien dengan pihak keluarga.
“Dengan diketahuinya identitas mereka, pihak rumah sakit dapat melengkapi administrasi pelayanan kesehatan. Selain itu, identitas tersebut juga diperlukan untuk membantu menghubungi keluarga masing-masing,” ujar Heru.

Ia menambahkan, pemanfaatan data biometrik kependudukan menjadi salah satu upaya Disdukcapil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu instansi lain yang membutuhkan kepastian identitas seseorang.

Melalui pengecekan tersebut, diharapkan proses pelayanan kesehatan bagi ketiga pasien dapat berjalan lebih baik dan upaya mempertemukan mereka kembali dengan keluarga masing-masing dapat dilakukan.

7
Previous Post

Mualem-Dek Fadh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera

Next Post

Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, Teuku Iqbal Djohan Dukung Keringanan PBB-P2 Diperpanjang

Admin

Admin

Next Post

Wakil Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, Teuku Iqbal Djohan Dukung Keringanan PBB-P2 Diperpanjang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In