Asakita.News | BANDA ACEH – Akademi Sepak Bola Internasional Perjuangan Aceh–Spain International Sport (ASIPA-SIS) akan menggelar latihan perdana pada 26 Juli 2026 di kawasan Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh peserta, orang tua, dan jajaran pelatih yang siap memulai program pembinaan sepak bola berstandar internasional.
Latihan perdana akan diikuti siswa dan siswi yang dibagi dalam tiga kelompok usia, yakni 8–10 tahun, 11–14 tahun, serta 15–22 tahun. Pembagian tersebut dirancang agar metode latihan dapat disesuaikan dengan perkembangan fisik, teknik, mental, dan kebutuhan pembinaan setiap peserta.
Menjelang pelaksanaan kegiatan, pengelola akademi telah menggelar rapat persiapan bersama tim SIS Spanyol untuk mematangkan kurikulum, metode latihan, serta sistem evaluasi pemain. Para pelatih lokal yang terlibat juga telah mengikuti pelatihan Training of Trainers pada Juni 2026 sebagai bekal menerapkan standar pembinaan yang telah disusun bersama.
Program latihan perdana akan mendapat arahan langsung dari tim SIS Spanyol secara daring dan diterapkan di lapangan oleh pelatih berpengalaman. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu keunggulan ASIPA-SIS karena peserta memperoleh sentuhan metode sepak bola modern yang mengutamakan teknik, disiplin, kecerdasan bermain, dan pembentukan karakter.
Pendiri sekaligus Pembina ASIPA-SIS, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes., mengatakan kerja sama dengan Spanyol dipilih karena negara tersebut memiliki tradisi, strategi, dan sistem pembinaan sepak bola yang kuat. Ia berharap akademi ini mampu menjadi tempat lahirnya talenta muda Aceh yang siap bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Peserta yang menunjukkan perkembangan dan prestasi terbaik juga berpeluang mengikuti program soccer camp tahunan di Spanyol melalui proses seleksi sesuai ketentuan. Kehadiran ASIPA-SIS diharapkan menjadi langkah besar dalam membangun ekosistem sepak bola Aceh yang lebih profesional, terarah, dan mampu melahirkan generasi pemain berprestasi.


