Asakita.News | Nagan Raya — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menandatangani Nota Kesepakatan pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bersama Bupati Nagan Raya di Kantor Bupati Nagan Raya Selasa, 5 Mei 2026.
Kepala BNNP Aceh, Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pembentukan ULT P4GN ini merupakan langkah strategis dalam pemerataan akses layanan P4GN bagi masyarakat di Nagan Raya.
“Melalui ULT P4GN ini, kita berharap pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, terpadu, dan efektif, khususnya dalam memberikan akses layanan pencegahan, deteksi dini melalui tes urine, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba,” ujarnya.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa pembentukan ULT P4GN ini juga dimaksudkan sebagai langkah awal atau embrio dalam pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nagan Raya di masa mendatang.
Dalam wawancara bersama media, Kepala BNNP Aceh juga menjelaskan bahwa layanan yang akan tersedia di ULT P4GN nantinya mencakup layanan yang sama seperti yang ada di BNN Kabupaten/Kota lainnya.
“Pelayanan di ULT ini nantinya meliputi layanan pencegahan, rehabilitasi, serta dukungan penegakan hukum, sebagaimana yang telah berjalan di BNN Kabupaten/Kota lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Nagan Raya Bapak Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah menyiapkan lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan gedung Kantor BNN Kabupaten Nagan Raya sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung upaya P4GN di wilayahnya.
“Kami berharap kehadiran kantor BNN di Nagan Raya nantinya dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanganan narkoba secara lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Bupati.
Penandatanganan Nota Kesepakatan ini diharapkan menjadi tonggak awal penguatan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kabupaten Nagan Raya. Kehadiran ULT P4GN juga diharapkan mampu memberikan layanan terpadu yang mudah diakses oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat BNNP Aceh, serta perwakilan instansi terkait lainnya.
