ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Jumat, April 17, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik

Admin by Admin
April 16, 2026 | 08 : 05
in Aceh
0
Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ASAKITA.NEWS | BANDA ACEH – Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, mengecam Humam Hamid yang membuat pernyataan bohong kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). “Humam sedang memainkan politik Kuda Troya, membohongi publik,” kata Nurlis di Banda Aceh, Rabu malam (15 April 2026).

Pernyataan Nurlis menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan video Humam yang beredar di media sosial itu. Di situ, Humam menuding Gubernur Aceh tidak sepenuhnya incharge dan tidak memonitor penuh mengenai perkembangan JKA. Humam mengatakan, “ini bunuh diri, bunuh diri politik, baik untuk gubernur maupun Partai Aceh”.

Menurut Nurlis, pernyataan Humam itu tidak benar. “Postur bahasa dalam pernyataannya seolah-olah sedang membawa kebenaran. Padahal, ia sedang membunuh karakter gubernur, dan membunuh karakter Partai Aceh,” kata Nurlis.

Apalagi, kata Nurlis, dalam video itu Humam menyebutkan bertemu di sebuah tempat yang nggak disebutkan namanya. Mestinya dia sebutkan tempat pertemuannya itu, dan sama siapa saja dia di situ. “Jadi seolah-olah tempat yang dirahasiakan. Di sini saja sudah mulai aneh,” kata Nurlis.

ADVERTISEMENT

Humam, menurut Nurlis, membangun narasi imajiner. “Itulah yang saya katakan tadi sebagai politik Kuda Troya, ia berimajinasi seolah-olah masuk ke dalam hendak berbuat baik tapi tujuannya menyerang Mualem dan Partai Aceh,” kata Nurlis lagi.

ADVERTISEMENT

Nurlis menjelaskan bahwa Kuda Troya adalah salah satu cerita paling terkenal dalam mitologi Yunani, dan menjadi simbol tipu daya terbesar dalam sejarah. “Konteks umumnya itu merujuk pada metode atau strategi politik penyusupan dengan cara licik,” katanya.

Menurut Nurlis, dalam konteks Humam, yang terjadi adalah ia berusaha mendekati Mualem dan seolah-olah berniat baik. “Lalu di hadapan publik ia bertindak sebaliknya,” kata Nurlis.

Jadi, Nurlis sangat menyayangkan sikap Humam. Ia menilai Humam belum bisa move on dari politik Pilkada yang lalu. “Sudahlah, mari kita sama-sama membangun Aceh yang lebih baik. Hentikanlah mengadu domba, hentikanlah provokasi yang tidak produktif untuk membangun Aceh,” kata Nurlis.

70
Previous Post

‎Mualem Apresiasi Dukungan Rakyat, Tegaskan Hubungan Harmonis dengan Wagub

Next Post

DLHK Aceh Sosialisasikan Program Adiwiyata di Bireuen, Sekolah Terdampak Banjir Butuh Dukungan Penghijauan

Admin

Admin

Next Post
DLHK Aceh Sosialisasikan Program Adiwiyata di Bireuen, Sekolah Terdampak Banjir Butuh Dukungan Penghijauan

DLHK Aceh Sosialisasikan Program Adiwiyata di Bireuen, Sekolah Terdampak Banjir Butuh Dukungan Penghijauan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In