Asakita.News | BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Aceh, Teuku Faisal, menegaskan pihaknya terus melakukan koordinasi lintas sektor secara intensif guna memastikan kelancaran arus mudik tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Banda Aceh Senin 30/3, sebagai bagian dari upaya pemerintah Aceh dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Teuku Faisal menjelaskan, koordinasi yang dilakukan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dirlantas, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, hingga instansi terkait lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan, seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut dan darat.
“Koordinasi lintas sektor kami lakukan secara sangat intens. Ini menjadi kunci utama dalam memastikan arus mudik 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali,” ujar Teuku Faisal.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, seperti pengecekan kelayakan kendaraan angkutan umum, penyiapan posko terpadu, serta pengaturan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan.
Selain itu, Dishub Aceh juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Aceh optimistis pelaksanaan arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, serta mampu meminimalisir risiko yang dapat mengganggu kenyamanan para pemudik.

