Asakita.News | BANDA ACEH — Anggota DPRA Aceh Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh kepada 25 Satuan Kerja Perangkat Aceh ( SKPA, Biro, Sektarisiat dan Wadir ZA ) Jabatan Esalon 2 A dan 2 B. Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin Ferdinansyah dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Taufik ST, MSi, Ia menilai pelantikan ini sebagai momentum “restart” birokrasi Aceh untuk bergerak cepat melayani masyarakat.
Menurut Yahdi, Erwin adalah ASN Pejabat yang sudah Kenyang pengalaman dan Berkarier Mulai dari Level paling Bawah. Pak Erwin sudah Menduduki Jabatan Esalon 3 di Beberapa Dinas, di Antara nya Dinas Perkim Aceh, Mobduk Aceh dan Pengairan Aceh. Tentunya dengan Modal Pengalaman ini akan bisa Merealisasikan Nawa Cita Pemerintahan Mualem – Dek Fadh Tahun 2025 – 2030. Bapak Taufik juga bukan sosok baru dalam pemerintahan Aceh. Pak Taufik juga Merintis karier dari Bawah. Jabatan Kabid di Dinas ESDM Aceh pernah Beliau Duduki sebelum Menjadi kadis di ESDM Aceh. Pada Tahun 2024 pak Taufik di berikan kepercayaan oleh Pj Gubernur Aceh Menjadi Pj Bupati di kab Aceh Tenggara dan Berjalan Sangat Sukses. Kedua orang ini dikenal sebagai figur birokrat dan berpengalaman, loyal terhadap kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), serta memiliki rekam jejak kuat dalam sektor pembangunan daerah. “Mereka punya start yang bagus, energik, dan mampu mengimplementasikan visi–misi Mualem–Dek Fadh secara nyata,” ujarnya.
Yahdi menilai karakter kepemimpinan Erwin dan Taufik yang rendah hati dan humanis menjadi modal sosial penting dalam menggerakkan sektor pembangunan infrastruktur, permukiman, dan pengairan Aceh ke arah yang lebih progresif. Ia optimistis di bawah kepemimpinan keduanya, SKPA terkait dapat bangkit lebih konsisten dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Yahdi menegaskan bahwa kedua pejabat tersebut telah teruji dalam birokrasi dan memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni. Ia berharap akselerasi kepemimpinan Erwin dan Taufik mampu menerjemahkan arah pembangunan Aceh sesuai visi besar Mualem–Dek Fadh, terutama dalam percepatan program strategis dan realisasi anggaran daerah.
“Kami di DPRA mendukung penuh kepemimpinan mereka. Pelantikan 25 pejabat eselon II ini harus menjadi akselerator baru bagi percepatan pembangunan Aceh dan pelayanan publik yang lebih efektif,” tegas Yahdi. Ia menambahkan, kolaborasi legislatif–eksekutif sangat diperlukan agar agenda pembangunan Aceh dapat berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

