• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Jakarta

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Admin by Admin
September 20, 2026 | 10 : 56
in Jakarta
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | YOGYAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus bermanuver dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional. Terkini, BSI menjalin kemitraan strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC)—entitas bisnis inovatif di bawah naungan Muhammadiyah—guna mendorong inklusi instrumen investasi emas berbasis syariah.

Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di sela-sela perhelatan Grand Launching MBC Gold yang diselenggarakan di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta, pada Sabtu (19/9/2026). Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut Bapak Ade Cahyo Nugroho selaku Direktur Finance & Strategy BSI, dan didampingi oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) Region VII Semarang BSI, Ficko Hardowiseto.

Momentum bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran pucuk pimpinan persyarikatan, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir; Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Komisaris Utama PT MBC, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si; serta Direktur Utama PT Mentari Bayt Coin, Prof. Dr. Jebul Suroso.

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, menegaskan bahwa langkah ini adalah pengejawantahan komitmen BSI dalam menghadirkan diversifikasi produk investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah.

“Kerja sama BSI dengan Mentari Bayt Coin merupakan bagian dari upaya masif perseroan untuk memperkuat ekosistem emas di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BSI tidak sekadar menyediakan layanan, tetapi berupaya menghadirkan nilai tambah dan trusted value bagi masyarakat luas, khususnya basis warga Muhammadiyah, sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis yang berkelanjutan,” urai Cahyo.

*Integrasi Bisnis dan Penerbitan Co-Branding BSI Gold*

Secara bisnis, kemitraan strategis ini akan difokuskan pada pengembangan dan penerbitan produk co-branding BSI Gold yang mengusung identitas khusus Muhammadiyah. Lebih jauh, BSI dan MBC sepakat untuk membuka ruang integrasi sistem teknologi serta aplikasi digital yang akan menyokong proses penerbitan, transaksi, dan layanan purnajual produk co-branding tersebut.

Strategi penetrasi pasar juga akan digarap bersama melalui optimalisasi saluran promosi terpadu, baik melalui kanal digital maupul non-digital, yang secara spesifik menyasar ekosistem besar warga Muhammadiyah.

Selain prosesi penandatanganan MoU, Grand Launching MBC Gold ini juga dirangkai dengan peluncuran aplikasi online MBC serta kampanye mass download aplikasi Maskita. Para tamu undangan, yang meliputi tokoh persyarikatan, akademisi, dan pelaku sektor keuangan, juga diajak menyelami Gold Experience & Networking. Sesi ini memberikan ruang konsultasi langsung terkait aplikasi investasi serta pemahaman literasi emas bersama para pakar dari tim MBC.

BSI memandang kolaborasi dengan MBC sebagai cetak biru percontohan dalam merangkai ekosistem emas holistik—menggabungkan keandalan layanan perbankan syariah, ketahanan investasi emas, kemutakhiran teknologi digital, dan loyalitas jaringan komunitas besar.

“Penandatanganan MoU hari ini merupakan titik tolak dari kolaborasi yang lebih agresif ke depannya. BSI sangat optimistis sinergi bersama Mentari Bayt Coin akan terus terekskalasi, baik dari dimensi inovasi produk, digitalisasi layanan, penetrasi pemasaran, hingga bermuara pada penguatan ekosistem emas syariah nasional,” pungkas Cahyo.

27
Previous Post

WAGUB ACEH BERTEMU KAFILAH MTQ NASIONAL XXXI DI SEMARANG, DORONG RAIH HASIL TERBAIK

Next Post

Distanbun Aceh Perjuangkan Pala Aceh Selatan Jadi Varietas Unggul Nasional

Admin

Admin

Next Post

Distanbun Aceh Perjuangkan Pala Aceh Selatan Jadi Varietas Unggul Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In