Bireuen – asakita.news, — SMK Negeri 1 Peusangan menyalurkan bantuan bagi siswa-siswi yang terdampak banjir bandang yang berlangsung di halaman sekolah setempat, Sabtu (14/2/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala SMKN 1 Peusangan, Faisal, S.T., M.Pd., didampingi jajaran dewan guru dan manajemen sekolah.
Sebanyak 39 paket bantuan dibagikan kepada siswa yang membutuhkan.
Setiap paket terdiri atas tas sekolah, buku tulis, dan sepatu.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para siswa yang terdampak musibah serta membantu mereka kembali fokus menjalani proses belajar mengajar.
Kepala SMKN 1 Peusangan, Faisal, S.T., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masa depan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana.
“Bantuan ini merupakan donasi dari MKKS Provinsi Aceh. Sementara sepatu adalah sumbangan dari dewan guru SMKN 1 Peusangan sendiri. Meski kami juga ikut terdampak banjir, para guru tetap berinisiatif menyisihkan rezekinya untuk membantu anak-anak kita. Ini adalah bentuk solidaritas dan komitmen kami agar siswa tetap semangat bersekolah,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, masih terdapat sejumlah siswa yang membutuhkan perlengkapan sekolah (school kit), sehingga pihak sekolah membuka ruang kolaborasi dan mengharapkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kami menyadari bantuan ini belum mencukupi untuk seluruh siswa terdampak. Karena itu, kami sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah, dunia usaha, alumni, serta masyarakat luas untuk bersama-sama membantu anak-anak kita agar tetap dapat belajar dengan layak,” tambahnya.
Fauziah, S. Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyebutkan bahwa pendataan siswa terdampak dilakukan secara cermat agar bantuan tepat sasaran.
“Kami telah melakukan verifikasi terhadap siswa yang benar-benar terdampak banjir, baik yang kehilangan perlengkapan sekolah maupun yang rumahnya mengalami kerusakan. Prioritas kami adalah memastikan mereka tetap dapat mengikuti pembelajaran tanpa hambatan,” jelasnya.
Sementara itu, Rajulal perwakilan siswa penerima bantuan mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada kepala sekolah, guru-guru, serta semua pihak yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk kembali bersekolah dengan semangat,” ujarnya.[]



