Asakita | Pidie Jaya – Partai Perjuangan Aceh (PPA) bersama Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) melaksanakan program trauma healing bagi anak-anak dan remaja terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 8-10 Januari 2025 di Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis pascabencana.
Program bertajuk “PPA dan UUI Peduli: Trauma Healing & Resiliensi Pascabencana” ini menyasar peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa SD hingga SMA.
Kegiatan difokuskan pada pendampingan psikososial untuk membantu anak-anak memulihkan rasa aman, kepercayaan diri, serta semangat belajar setelah mengalami bencana.
Ketua Umum PPA Prof Adjunct Dr Marniat MKes menyampaikan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis, terutama bagi anak-anak.
“Trauma pascabencana perlu ditangani secara serius dan berkelanjutan. Anak-anak harus kembali merasa aman, didengar, dan didampingi agar tidak kehilangan harapan dan masa depan sehingga mereka bisa kembali beraktivitas dan belajar seperti sediakala,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut Marniati, program trauma healing ini dikemas melalui pendekatan yang sesuai dengan usia peserta.
Untuk murid SD, kegiatan dilakukan melalui art and play therapy guna mengekspresikan perasaan dan emosi secara positif.
Sementara bagi pelajar SMP, kegiatan difokuskan pada peer support dan permainan kelompok untuk membangun kembali rasa kebersamaan dan kepercayaan diri.
Adapun bagi siswa SMA, pendampingan dilakukan melalui sesi future mapping dan mental toughness, yang bertujuan membantu remaja menata kembali harapan, tujuan hidup, serta kesiapan mental menghadapi masa depan pascabencana.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi setiap hari, yakni sesi pagi dan sore, dengan melibatkan tim pendamping profesional dari Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan dan kesehatan mental.
Masyarakat setempat pun menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Para orang tua menilai kegiatan trauma healing ini sangat membantu anak-anak mereka untuk kembali ceria dan berani beraktivitas setelah mengalami trauma pascabencana banjir.
Melalui program ini, PPA dan UUI berharap proses pemulihan pascabencana di Pidie Jaya tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi juga menyentuh aspek psikologis anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.[Admin]


