ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

Nyak Dhien Gajah Soroti Profesionalisme Media dan Desak Evaluasi Dewan Pers

Admin by Admin
Februari 12, 2026 | 16 : 50
in Aceh
0
Nyak Dhien Gajah Soroti Profesionalisme Media dan Desak Evaluasi Dewan Pers
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.news | Aceh — Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah media yang dinilai tidak menjalankan prinsip profesionalisme dan etika jurnalistik secara konsisten.

Menurut Nyak Dhien Gajah, terdapat indikasi bahwa sebagian media telah menyimpang dari fungsi utamanya sebagai pilar demokrasi dan kontrol sosial. Ia menilai, ada media yang diduga menjadikan pemberitaan sebagai alat tekanan dan sarana untuk kepentingan tertentu.

“Kami menilai ada media yang tidak lagi bekerja secara profesional. Media seharusnya menjadi ruang informasi yang objektif dan berimbang, bukan alat untuk menekan atau mencari keuntungan pribadi dengan mengabaikan etika jurnalistik,” tegas Nyak Dhien Gajah.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah data dan bukti terkait media-media yang diduga bermasalah. Dalam waktu dekat, laporan resmi akan disampaikan kepada pihak kepolisian dan Dewan Pers untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan kode etik jurnalistik yang berlaku.

Nyak Dhien Gajah juga menyoroti keberadaan media yang dinilai tidak independen serta cenderung menjadi corong kekuasaan. Menurutnya, praktik pemberitaan yang tidak berimbang, tendensius, dan menyerang individu maupun kelompok tertentu tanpa dasar yang kuat dapat merusak kepercayaan publik terhadap pers.

“Media yang berpihak demi kepentingan kapital semata dan menyerang pihak tertentu secara tendensius adalah bentuk kemunduran demokrasi. Kebebasan pers harus diiringi dengan tanggung jawab moral dan kepatuhan pada kode etik,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Nasruddin alias Nyak Dhien Gajah akan mengirimkan surat resmi kepada Dewan Pers guna meminta evaluasi terhadap media-media yang diduga tidak independen dan tidak menjalankan prinsip profesionalisme.

Ia menegaskan bahwa kritik ini bukan untuk membungkam kebebasan pers, melainkan untuk menjaga marwah jurnalistik agar tetap menjadi instrumen pencerdasan publik, bukan alat kepentingan sempit.

“Kami mendukung kebebasan pers. Namun kebebasan itu harus berjalan seiring dengan integritas, independensi, dan etika,” tutupnya.

33
Previous Post

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Next Post

Sekda Aceh Membahas usulan Renaksi K/L dan R3P Hidrometeorologi Aceh di Bappenas

Admin

Admin

Next Post
Sekda Aceh Membahas usulan Renaksi K/L dan R3P Hidrometeorologi Aceh di Bappenas

Sekda Aceh Membahas usulan Renaksi K/L dan R3P Hidrometeorologi Aceh di Bappenas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In