Asakita.news | Aceh Timur – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, SH., M.Hum, didampingi Wakil ketua Dr.Taufik A.Rahim dan Dr.Munawarsyah mewakili Poskirwil Pimpinan wilayah secara resmi menyerahkan 19 personel relawan medis dan psikososial kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, untuk diperbantukan dalam penanganan kesehatan dan pemulihan trauma pascabencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Seremoni penyerahan berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Timur pada 9 Januari 2026 dan disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah.
Menurut Malik Musa, pengiriman relawan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah untuk terus hadir membantu masyarakat Aceh dalam situasi bencana.
Ia menegaskan bahwa kerja-kerja kemanusiaan Muhammadiyah tidak pernah berhenti sejak musibah besar Tsunami hingga berbagai bencana yang terjadi saat ini. “Ini adalah langkah nyata Muhammadiyah. Kami terus bergerak untuk Aceh,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan terima kasih atas dedikasi para relawan Muhammadiyah. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan dan pendampingan trauma healing kepada masyarakat terdampak.
Kami sangat berterima kasih Kehadiran relawan Muhammadiyah meringankan beban pemerintah dan menjadi penyemangat masyarakat kami,” ungkapnya.
Iskandar juga menyampaikan salam hormat kepada pimpinan pusat Muhammadiyah atas kontribusi besar yang diberikan. Ia berharap kolaborasi seperti ini terus terjalin untuk memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana yang berulang.
Sementara itu, Malik Musa dalam arahannya meminta para relawan untuk bekerja dengan tulus, penuh empati, serta mengedepankan pelayanan yang santun dan ramah kepada masyarakat.
Ia berpesan agar seluruh tim menjaga kesehatan dan keselamatan diri selama bertugas. “Datanglah dengan hati, layani masyarakat dengan kasih, karena mereka sedang dalam keadaan paling sulit,” pesannya.
Tim relawan Muhammadiyah yang diserahkan terdiri dari dua kelompok besar, yakni dari DIY dan psikososial MDMC Aceh, serta dari RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Mereka berjumlah total 19 personel, terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, tenaga farmasi, dan tenaga psikososial. *Seluruh personel akan bertugas langsung ditempatkan di daerah-daerah terpencil yang masih sulit di jangkau seluruh kabupaten Aceh Timur*
Ketua tim relawan kesehatan, dr. M. Irfan Rizaldy dari MPKU PWM Yogyakarta, memimpin langsung pemberangkatan para tenaga medis yang diterjunkan ke Aceh Timur.
Dengan pengalaman panjang dalam layanan kesehatan kebencanaan, dr. Irfan memastikan seluruh relawan siap memberikan pelayanan terbaik, mulai dari medis dasar hingga dukungan psikososial, untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat pasca bencana.
Dengan beragam tenaga ahli dari berbagai daerah, kehadiran para relawan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan masyarakat Aceh Timur pascabencana.
Muhammadiyah Aceh berkomitmen untuk terus terlibat aktif dalam membantu korban serta mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kemanusiaan dan kesehatan di wilayah terdampak.


