“Setiap keberhasilan yang kita sandang hari ini tak lepas dari ketekunan guru yang mendidik tanpa mengharapkan imbalan, selain melihat muridnya tumbuh menjadi manusia yang berhasil,”
Asakita.news | Banda Aceh –Menyongsong peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November mendatang, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP., menyampaikan ajakan penuh kehangatan dan keteduhan kepada seluruh siswa serta para mantan anak didik Guru untuk kembali mengenang jasa para guru para penjaga akal budi yang telah mengabdikan hidupnya dalam senyap demi lahirnya generasi terbaik bangsa.
Dalam ungkapan yang penuh makna, Murthalamuddin mengingatkann bahwa guru adalah lentera peradaban, pembuka jalan bagi bangsa agar dapat melangkah menuju masa depan yang beradab dan bermartabat. “Guru bukan sekadar penyampai ilmu; mereka adalah penjaga nurani, pengawal nilai, dan jembatan yang membawa kita menyeberangi ketidaktahuan menuju kecemerlangan,” ujarnya.
Beliau mengajak seluruh anak didik dan mantan anak didik untuk berhenti sejenak dari kesibukan hidup, lalu menyeru hati mengingat kembali sosok-sosok yang pernah mengoreksi langkah, menyemai harapan, dan menanamkan karakter dalam diri kita. “Setiap keberhasilan yang kita sandang hari ini tak lepas dari ketekunan guru yang mendidik tanpa mengharapkan imbalan, selain melihat muridnya tumbuh menjadi manusia yang berhasil,” lanjutnya.
Murthalamuddin menilai peringatan Hari Guru bukanlah formalitas tahunan, melainkan momen renungan bagi seluruh elemen bangsa. Momentum untuk kembali memuliakan mereka yang telah meletakkan dasar-dasar kecerdasan dan akhlak dalam diri generasi Aceh.
Ia mengajak generasi hari ini baik yang masih duduk di bangku sekolah maupun yang telah menjadi pemimpin, profesional, dan pelaku perubahan untuk tidak melupakan akar yang membesarkan mereka. “Ucapkan terima kasih, kunjungi kembali guru-guru kita, atau setidaknya panjatkan doa tulus. Sebab di balik setiap manusia hebat, ada guru yang mengantar dengan kesabaran dan kasih sayang,” tutupnya dengan penuh penghormatan.


