Aceh Utara — Asakita.News -Jalur penghubung Aceh Utara–Bener Meriah melalui ruas KKA kembali dapat dilalui setelah sempat tertutup akibat longsor di sejumlah titik.
Empat titik longsoran berhasil dibersihkan oleh tim gabungan dari Dinas PUPR Kabupaten Bener Meriah dan PUPR Provinsi Aceh.
Proses pembersihan material tanah dan bebatuan yang menutupi badan jalan dilakukan sejak Senin (1/12) dengan mengerahkan alat berat.
Untuk mempercepat penanganan, satu unit loader tambahan turut diturunkan ke lokasi, khususnya pada titik-titik yang masih dinilai rawan longsor.
Kepala tim penanganan lapangan menyebutkan, pembukaan jalur ini menjadi prioritas karena ruas tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Aceh Utara dengan Kabupaten Bener Meriah.
Selain menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, jalur ini juga menjadi lintasan utama distribusi logistik dan bantuan bagi wilayah terdampak banjir dan longsor.
“Alhamdulillah, saat ini jalan sudah bisa dilewati kendaraan. Namun kami tetap melakukan pemantauan karena kondisi tanah masih labil,” ujar salah seorang petugas di lokasi.
Dengan kembali dibukanya jalur ini, arus transportasi warga mulai berangsur normal setelah sebelumnya terganggu akibat bencana alam.
Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas, meskipun masih diberlakukan imbauan kehati-hatian.
Pihak terkait mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama saat hujan turun dan melintasi kawasan perbukitan yang rawan longsor.
Warga diharapkan mengikuti arahan petugas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Pemerintah daerah terus berupaya melakukan pemulihan infrastruktur secara bertahap agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan wilayah terdampak segera pulih sepenuhnya.

