ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

DI TENGAH BENCANA HIDROMETEOROLOGI TERPARAH, PRESIDEN PSAP SIGLI KONSISTEN HADIR UNTUK KORBAN

Redaksi by Redaksi
Desember 23, 2025 | 11 : 42
in Aceh
0
DI TENGAH BENCANA HIDROMETEOROLOGI TERPARAH, PRESIDEN PSAP SIGLI KONSISTEN HADIR UNTUK KORBAN
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.news | Aceh Tamiang– Di tengah duka dan kerusakan akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, solidaritas lintas elemen terus mengalir. Presiden PSAP Sigli, Muhammad Yusri, yang juga seorang pengusaha muda Aceh, menunjukkan komitmen nyata dengan turun langsung mengantarkan bantuan ke berbagai kabupaten dan kota terdampak banjir dan longsor.

Yusri yang sehari-harinya di panggil Amad Tong, pemilik PT Amad Tong Diesel Geumpang, menjadi salah satu tokoh pertama yang membuka akses menuju kawasan Pameu, Aceh Tengah, wilayah yang sempat terisolasi akibat banjir dan longsor. Tidak hanya membuka akses, Amad Tong juga secara konsisten menyalurkan bantuan pribadi ke berbagai daerah sejak awal bencana melanda.

Sejak banjir melanda Sumatra dan Aceh Amat Tong langsung bergerak Ke Pidie Setelah itu ke Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah hingga Aceh Tamiang. Semua bantuan yang kami salurkan murni dari pribadi, karena kita tidak punya waktu untuk banyak berbicara,” ujar Amad Tong.

Ia mengaku sedih melihat kondisi Aceh hari ini. Menurutnya, saat bencana terjadi, tidak ada ruang untuk saling menyalahkan. Yang paling dibutuhkan adalah tindakan nyata, sekecil apa pun.

Dalam pantauannya di sejumlah wilayah terdampak, Amad Tong menyebutkan bahwa sebagian besar korban banjir kini memasuki tahap pembersihan lumpur. Oleh karena itu, kebutuhan mendesak masyarakat bukan lagi sekadar makanan.

Mereka butuh air bersih, MCK, tenda, alas tidur, mukena, sepatu bot, obat-obatan, dan perlengkapan kebersihan. Banyak saudara kita kehilangan rumah, khususnya di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bireun Bener Meriah” kata Amat Tong

Bagi para pengungsi yang mulai kembali ke rumah karena aliran listrik sudah pulih, kebutuhan lain yang sangat mendesak adalah alat pembersih rumah, seperti pel, cairan pembersih, gerobak dorong, cangkul, sekop, pompa air, dan peralatan lainnya.

Logistik makanan relatif mencukupi. Di Aceh Tamiang, makanan bahkan menumpuk di kantor bupati. Sekarang fokus utama adalah air bersih, MCK, dan perlengkapan pembersihan rumah, serta relawan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Amad Tong juga menyoroti kondisi psikologis korban, khususnya di Aceh Tamiang. Trauma masih membekas, meski pemerintah telah menjanjikan pembangunan rumah baru dan perbaikan rumah rusak.

Menunggu rumah dibangun bukan perkara instan. Jalan masih banyak yang putus, jembatan rusak. Mereka butuh bantuan sekarang, bukan nanti,” tegasnya.

Dalam perjalanan ke berbagai daerah, Amad Tong mengapresiasi langkah cepat Pemerintah, TNI, Polri, BNPB, PUPR, dan PLN yang bekerja siang dan malam memulihkan kondisi pascabencana. Ia menilai pemulihan akses vital seperti Jembatan Tepin Redeup (Banda Aceh–Medan) dan jalur Bireuen–Takengon via Tepin Mane tidak terlepas dari kerja keras semua pihak.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh relawan dan pengusaha yang tak henti membantu Aceh.

Secara khusus, Amad Tong berharap Presiden Republik Indonesia dapat bermalam di Aceh Tamiang sebagai simbol empati dan dorongan moral agar daerah tersebut segera bangkit. Harapan itu disampaikan bersamaan dengan kunjungan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang tiba di Aceh Tamiang hampir bersamaan dengan rombongan Amad Tong.

Selain menyalurkan bantuan pribadi, Amad Tong juga mendampingi rombongan Pemerintah Kabupaten Pidie yang dipimpin Bupati dan Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua PKK, anggota DPRK, para asisten, kepala dinas, serta pengurus Partai Aceh wilayah Pidie.

Di lapangan, Amad Tong menyaksikan langsung dampak dahsyat banjir, termasuk kondisi keluarga Kapolres Aceh Tamiang AKBP H. Mulyadi, SH, MH, yang kehilangan hampir seluruh harta benda dan hanya menyisakan pakaian di badan.

Mari kita bergotong royong. Dengan kebersamaan, Aceh khususnya Aceh Tamiang bisa segera bangkit,” katanya.

Amad Tong juga meminta Menteri Dalam Negeri segera mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) agar pemerintah daerah berani dan bisa segera bergerak melakukan pembersihan lumpur di masjid, meunasah, dan perkantoran.

“Kami paham kondisi keuangan daerah hari ini sangat terbatas. Tapi dengan adanya juknis, pemerintah daerah bisa bergerak. Kami dari PT Amad Tong Diesel Geumpang bersama relawan siap membantu pembersihan rumah, masjid, dan meunasah,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Amad Tong mengapresiasi langkah Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh) yang memilih berkantor langsung di kamp pengungsian Aceh Tamiang. Dengan mata berkaca-kaca, ia kembali menyuarakan harapan agar Presiden turut hadir lebih dekat dengan korban. Insyaallah, bersama TNI, Polri, relawan, dan seluruh elemen masyarakat, Aceh Tamiang akan bangkit, tutupnya.

704
Previous Post

WAKIL WALI KOTA LANGSA MENGUNAKAN DRUM DI BELAH DUA MENYEBERAGI SUNGAI KUTA BLANG BERSAMA WARGA LAINYA

Next Post

PENGUSAHA SPBU BOS GAM SALURKAN 5.000 BUNGKUS NASI DAN 3 EKOR SAPI SIAP SAJI UNTUK KORBAN BANJIR PIDIE JAYA

Redaksi

Redaksi

Next Post
PENGUSAHA SPBU BOS GAM SALURKAN 5.000 BUNGKUS NASI DAN 3 EKOR SAPI SIAP SAJI UNTUK KORBAN BANJIR PIDIE JAYA

PENGUSAHA SPBU BOS GAM SALURKAN 5.000 BUNGKUS NASI DAN 3 EKOR SAPI SIAP SAJI UNTUK KORBAN BANJIR PIDIE JAYA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADST

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In