ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 9, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Tim Ekspedisi Patriot IPB Bidik Hilirisasi Padi Tanah Miring, Petani Soroti Kelangkaan Pupuk SP-36

Potensi padi Tanah Miring dinilai besar, tetapi penguatan sektor hulu dan kelembagaan menjadi kunci menuju hilirisasi berkelanjutan.

Admin by Admin
Agustus 11, 2026 | 16 : 30
in Aceh
0
Potensi padi Tanah Miring dinilai besar, tetapi penguatan sektor hulu dan kelembagaan menjadi kunci menuju hilirisasi berkelanjutan.

Potensi padi Tanah Miring dinilai besar, tetapi penguatan sektor hulu dan kelembagaan menjadi kunci menuju hilirisasi berkelanjutan.

1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERAUKE, Asakita.news – Hamparan sawah di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, menyimpan potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai sentra produksi gabah, tetapi juga menjadi bagian dari rantai hilirisasi pertanian yang mampu menciptakan nilai tambah bagi petani.

Potensi tersebut menjadi perhatian Tim Ekspedisi Patriot IPB University yang melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Distrik Tanah Miring, Selasa (11/8/2026).

FGD tersebut menjadi bagian dari upaya tim memetakan kondisi riil pertanian padi di Tanah Miring, mulai dari potensi produksi, persoalan petani, kelembagaan, pembenihan hingga peluang pengembangan produk turunan padi.

ADVERTISEMENT

Dalam dialog bersama petani, berbagai persoalan di tingkat hulu turut mengemuka. Salah satunya adalah akses terhadap pupuk SP-36 bersubsidi.

Perwakilan Gapoktan menyampaikan harapan agar pupuk tersebut kembali dapat diakses petani. Mereka menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir petani tidak lagi mendapatkan pupuk SP-36 bersubsidi.

Persoalan tersebut menjadi catatan penting bagi tim. Sebab, pengembangan hilirisasi tidak dapat dipisahkan dari penguatan sektor hulu. Ketersediaan sarana produksi, produktivitas, kelembagaan petani dan pembenihan merupakan bagian penting yang harus diperkuat sebelum produk pertanian dikembangkan ke tahap berikutnya.

IPB: Potensi Padi Tanah Miring Cukup Besar

Perwakilan Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB University sektor pertanian padi, Dr. Muhammad Syukur Sarfat, S.T.P., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memetakan potensi sekaligus persoalan pertanian padi di Distrik Tanah Miring.

Menurutnya, pemetaan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni hilirisasi, kelembagaan, dan pembenihan.

“Potensi yang dimiliki cukup besar. Kami ingin program ini memberikan dampak manfaat bagi masyarakat, khususnya petani padi, dan berharap langkah yang dilakukan bisa memberikan efek yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, suara petani menjadi bagian penting dalam proses penyusunan program. Dengan mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung, pengembangan yang dirancang diharapkan tidak bersifat seragam, tetapi benar-benar menyesuaikan dengan karakteristik pertanian di Tanah Miring.

Petani Tak Ingin Hanya Menjual Gabah

Hilirisasi menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas padi.

Selama ini, hasil pertanian umumnya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah atau gabah. Melalui hilirisasi, komoditas tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Namun, upaya tersebut membutuhkan ekosistem pertanian yang kuat. Karena itu, persoalan produksi yang disampaikan petani dalam FGD menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembahasan hilirisasi.

Kelembagaan petani juga menjadi perhatian. Penguatan Gapoktan dan kelompok tani dinilai penting agar petani memiliki posisi yang lebih kuat dalam mengelola produksi, pengolahan, pemasaran, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

BPP Tanah Miring Sambut Baik

Perwakilan BPP Distrik Tanah Miring, Elvin Alang, menyambut baik pelaksanaan FGD tersebut.

Menurutnya, forum bersama Tim Ekspedisi Patriot IPB menjadi ruang untuk menyerap aspirasi petani sekaligus membahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi dalam pengembangan pertanian di wilayah Tanah Miring.

Keterlibatan penyuluh dan kelompok tani dalam proses pemetaan diharapkan dapat membantu menghasilkan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pertanian padi di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Ekspedisi Patriot IPB University tidak hanya melihat padi sebagai komoditas yang menghasilkan gabah, tetapi sebagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan lebih jauh.

Bagi Tanah Miring, hilirisasi diharapkan menjadi langkah untuk menghubungkan produksi di sawah dengan penciptaan nilai tambah, penguatan kelembagaan petani, dan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Dengan pemetaan yang dilakukan sejak tahap produksi, rancangan hilirisasi diharapkan nantinya dapat lebih sesuai dengan kebutuhan petani dan kondisi lokal Tanah Miring.

Dari sawah menuju hilirisasi, tantangannya bukan sekadar meningkatkan produksi, tetapi memastikan nilai tambah dari potensi padi dapat kembali memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat.

Caption Foto

Tim Ekspedisi Patriot IPB University berdiskusi dengan perwakilan Gapoktan dan BPP Distrik Tanah Miring dalam FGD pemetaan potensi dan persoalan pertanian padi, Selasa (11/8/2026).

43
Previous Post

Masuk Grand Final LCC Empat Pilar MPR-RI, Sekda Nasir: Siswa SMA 2 Banda Aceh Wajib Masuk Karantina

Next Post

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Admin

Admin

Next Post
Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In