• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, November 3, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
Home Aceh

Tak Sekadar Partai Lokal, PPA Bangun Jejaring Internasional untuk Buka Peluang Aceh

Admin by Admin
Agustus 10, 2026 | 19 : 55
in Aceh
0
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) menegaskan komitmennya membangun Aceh yang terbuka terhadap perkembangan dunia, tanpa meninggalkan identitas, nilai, dan kepentingan masyarakat.

Sebagai partai politik lokal, PPA memandang hubungan dan jejaring internasional sebagai bagian dari strategi memperluas peluang pembangunan sekaligus memperkenalkan potensi Aceh kepada masyarakat global.

Ketua Umum PPA, Prof. Adjunct Dr. Marniati, M.Kes., mengatakan status sebagai partai lokal tidak membatasi ruang perjuangan PPA. Sebaliknya, posisi tersebut menjadi pijakan untuk membawa kepentingan Aceh ke tingkat yang lebih luas.

“PPA adalah partai lokal yang berakar di Aceh, tetapi cara pandang kita tidak boleh terbatas pada Aceh. Kita harus mampu membangun jejaring, membuka komunikasi dengan berbagai pihak luar, dan membawa potensi serta aspirasi masyarakat Aceh ke ruang global,” ujar Marniati.

Menurutnya, keterhubungan dengan dunia internasional dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai sektor strategis, seperti ekonomi, pendidikan, teknologi, kebudayaan, serta pengembangan sumber daya manusia.

Aceh memiliki berbagai potensi yang layak diperkenalkan lebih luas, mulai dari kekayaan budaya, sumber daya manusia, pendidikan, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga peluang investasi.

Upaya membangun jejaring internasional tersebut juga tercermin dari langkah PPA yang pernah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak dari Malaysia dan Cina.

Hubungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas interaksi serta memperkenalkan potensi Aceh kepada mitra di luar negeri.
Bagi PPA, hubungan internasional bukan sekadar membangun koneksi, tetapi harus diarahkan pada peluang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.

Menurut Marniati, Aceh memiliki identitas dan kekayaan yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun hubungan dengan dunia internasional.

“Kita ingin Aceh dikenal bukan hanya karena sejarahnya, tetapi juga karena sumber daya manusianya, budayanya, potensinya, dan kemampuannya untuk berkontribusi dalam dunia yang semakin terbuka,” ujarnya.

PPA melihat perkembangan global sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Keterbukaan terhadap dunia, menurut PPA, tetap harus berjalan seiring dengan upaya mempertahankan karakter dan jati diri Aceh. Nilai keagamaan, budaya, dan kearifan lokal menjadi bagian penting dalam arah perjuangan partai.

Dengan fondasi tersebut, PPA mendorong agar Aceh mampu mengambil manfaat dari perkembangan global tanpa kehilangan identitasnya.

Ke depan, PPA mendorong penguatan konektivitas lintas wilayah dan negara untuk membuka ruang baru bagi Aceh, baik dalam pertukaran pengetahuan dan teknologi, pengembangan pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, maupun promosi potensi daerah.

Pandangan tersebut menempatkan PPA sebagai partai lokal yang tetap berpijak pada kepentingan Aceh, namun memiliki perspektif terbuka terhadap dinamika global.
Dengan semangat “Berakar di Aceh, Berjejaring ke Dunia”, PPA mendorong agar Aceh mampu mengambil peran dalam perubahan global sekaligus memastikan setiap peluang yang terbuka diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, PPA ingin memperkuat peran politik lokal sebagai jembatan antara potensi Aceh dan peluang yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

25
Previous Post

Tiga Orang Masuk DPO dalam Kasus Cartridge Mengandung Etomidate di Bireuen, Kapolda Aceh Ungkap Pemasok

Next Post

Polda Aceh Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika Jenis Etomidate dan Ekstasi dalam Jumlah Besar, Oknum Keuchik Aktif Ikut Diamankan

Admin

Admin

Next Post

Polda Aceh Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika Jenis Etomidate dan Ekstasi dalam Jumlah Besar, Oknum Keuchik Aktif Ikut Diamankan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In