ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Rabu, September 9, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

Bantuan Kementan Usai Banjir Tak Kunjung Cair, Forum Pemuda Aceh Desak Gubernur Panggil Kepala Daerah

Admin by Admin
Agustus 5, 2026 | 20 : 37
in Aceh
0
Bantuan Kementan Usai Banjir Tak Kunjung Cair, Forum Pemuda Aceh Desak Gubernur Panggil Kepala Daerah
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | Banda Aceh – Bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) untuk kabupaten/kota terdampak banjir di Aceh hingga kini dilaporkan belum juga terealisasi. Padahal, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja ke Aceh khusus untuk membahas dan menyalurkan dukungan tersebut.

​Kondisi ini menyulut keprihatinan sekaligus pertanyaan besar di tengah masyarakat terdampak yang sedang berjuang memulihkan perekonomian mereka.

​Sorotan tajam datang dari Forum Pemuda Aceh (FPA). Ketua FPA, Syarbaini, mempertanyakan keseriusan dan komitmen para kepala daerah, baik bupati maupun wali kota di Aceh dalam mengawal dan merealisasikan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

ADVERTISEMENT

​”Menteri Pertanian memberikan bantuan itu agar masyarakat terdampak banjir bisa segera mengolah dan memanfaatkan kembali lahan pertanian mereka. Paska banjir, kondisi masyarakat sangat sulit. Seharusnya para kepala daerah peka terhadap kondisi warganya dan bergerak cepat,” tegas Syarbaini dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

​Menurut Syarbaini, lambatnya penyaluran ini menunjukkan kurangnya responsivitas pemerintah kabupaten/kota dalam menangani dampak pascabencana sektor pertanian. Seharusnya, jajaran bupati dan wali kota tanggap memangkas jalur birokrasi agar bantuan modal maupun sarana produksi pertanian dapat langsung diterima para petani.

​Atas tertahannya proses tersebut, FPA mendesak Gubernur Aceh untuk turun tangan secara tegas. Gubernur diminta segera memanggil seluruh bupati dan wali kota yang daerahnya belum merealisasikan bantuan Kementan RI.

ADVERTISEMENT

​”Kami mendesak Gubernur Aceh segera memanggil para bupati dan wali kota yang belum menyalurkan bantuan tersebut. Jangan biarkan masyarakat menunggu tanpa kepastian di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit ini,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat di beberapa wilayah terdampak banjir masih menanti realisasi bantuan untuk memulai kembali aktivitas bertani mereka.

16
Previous Post

Kapolda Aceh Buka Rakernis SDM 2026, Tegaskan SDM Unggul Kunci Pelayanan Polri yang Profesional dan Humanis

Next Post

Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen I Akibat Angin Kencang Disertai Hujan

Admin

Admin

Next Post
Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen I Akibat Angin Kencang Disertai Hujan

Kapolda Aceh Tinjau Kerusakan Rumah Dinas Aspol Lamteumen I Akibat Angin Kencang Disertai Hujan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In