ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home Aceh

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

Redaksi by Redaksi
Mei 5, 2026 | 16 : 07
in Aceh, Bener Meriah
0
SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

REDELONG, Asakita.news,  – Setelah tiga tahun menempuh pendidikan sejak kelas X hingga XII, SMA Negeri 2 Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah mengembalikan para siswa kelas XII ke orang tuanya masing-masing, dalam Bahasa Gayo disebut tradisi “berpemunge atau munulakni ku urang tue.”

 

Acara gelaran tradisi berpemunge atau menulakni ku ureng tue berlangsung di halaman SMA Negeri 2 Timang Gajah, Selasa (5//5/2026).

 

Hal itu dilakukan sebagai tanda telah berakhirnya proses pendidikan siswa angkatan 34. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pernyataan tegas bahwa tanggungjawab pendidikan formal telah dituntaskan dan para siswa dikembalikan sepenuhnya kepada orang tua mereka.

ADVERTISEMENT

 

Kepala SMA Negeri 2 Timang Gajah, Iksan SPd kepada media ini yang mengatakan, acara ini dihadiri oleh Ketua Majelis Adat (MAA) Gayo, Bohari beserta rombongan.

 

Katanya, hehadiran Ketua MAA Gayo memperkuat legitimasi adat dalam prosesi yang berlangsung, sekaligus menegaskan bahwa pendidikan tidak terlepas dari nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Gayo.

 

Kepala sekolah menjelaskan, dalam prosesi berpemunge atau munulakni ku urang tue, para siswa bersimpuh di hadapan orang tua sebagai simbol penghormatan dan pengakuan atas peran besar keluarga dalam perjalanan pendidikan mereka.

 

“Momen ini menjadi titik balik dari status pelajar menuju individu yang siap melangkah ke fase kehidupan berikutnya,” ujarnya.

Ikhsan menegaskan, bahwa pelepasan ini adalah bentuk pertanggungjawaban institusi pendidikan kepada orang tua.

 

Ia menyampaikan, bahwa sekolah telah menjalankan perannya dalam membentuk pengetahuan dan karakter siswa.

“Hari ini kami kembalikan para pserta didik kelas XII kepada orang tua mereka. Apa yang menjadi tanggungjawab kami di sekolah telah kami tunaikan. Selanjutnya, mereka akan melangkah dengan bekal ilmu dan nilai-nilai yang telah ditanamkan,” kata Ikhsan.

ADVERTISEMENT

 

Selanjutnya Iksan menuturkan, suasana kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh emosional, terutama saat siswa dan orang tua larut dalam momen berpemunge yang sarat makna.

“Dengan terlaksananya kegiatan ini, angkatan 34 SMA Negeri 2 Timang Gajah resmi menutup masa pendidikan mereka. Tradisi berpemunge atau munulakni ku urang tue kembali ditegaskan sebagai warisan budaya yang tidak hanya menjaga nilai adat, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat,” imbuh Iksan.

 

Ditambahkannya, rngkaian acara ini juga diisi dengan do’a bersama, penampilan seni, serta penyampaian pesan dan kesan dari siswa.

Sementara itu, Bohari selaku Ketua MAA Gayo menyampaikan, petuah yang menekankan pentingnya mengingat jerih payah orang tua.

 

Diingatkannya, para lulusan agar tidak melupakan sekolah ini, pengorbanan yang telah diberikan sejak awal perjalanan pendidikan.

“Jangan pernah lupa keringat dan pengorbanan orang tua kalian. Setiap langkah yang kalian capai hari ini berdiri di atas do’a dan kerja keras mereka. Hormati kedua orang tua, bahagiakan mereka, dan jadikan itu sebagai tanggung jawab sepanjang hidup,” pesan Bohari.(*)

 

 

 

 

 

60
Previous Post

Kabid SMA dan PKLK Tanami Pohon Berbuah di SLBN Pembina Provinsi Aceh

Next Post

Dari Tapaktuan ke Jakarta: Padusi Tapa Bawa Aroma Aceh Selatan ke Persit Bisa 2026

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dari Tapaktuan ke Jakarta: Padusi Tapa Bawa Aroma Aceh Selatan ke Persit Bisa 2026

Dari Tapaktuan ke Jakarta: Padusi Tapa Bawa Aroma Aceh Selatan ke Persit Bisa 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In