ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
AsaKita.News
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
No Result
View All Result
AsaKita.News
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita
ADVERTISEMENT
Home KABAR PEMERINTAH ACEH

Suryadi Djamil Ajak Semua Pihak Redam Polemik, Saatnya Eksekutif–Legislatif Bersatu untuk Rakyat

Admin by Admin
Mei 4, 2026 | 00 : 16
in KABAR PEMERINTAH ACEH
0
Suryadi Djamil Ajak Semua Pihak Redam Polemik, Saatnya Eksekutif–Legislatif Bersatu untuk Rakyat
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Asakita.News | JAKARTA — Memanasnya dinamika politik Aceh menuai sorotan serius dari tokoh Aceh di Jakarta, Suryadi Djamil. Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas antara eksekutif dan legislatif agar pemerintahan berjalan stabil, efektif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut Suryadi, konflik terbuka yang terus dipertontonkan ke ruang publik tidak hanya kontraproduktif, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Ia menilai polemik yang berkembang telah melampaui batas kewajaran dan bisa membentuk citra negatif Aceh di tingkat nasional.

“Jangan sampai ruang publik dipenuhi drama politik yang tidak substansial. Ini bukan tontonan yang mendidik, apalagi memberi solusi,” tegasnya.

Suryadi juga menyoroti maraknya tuduhan tanpa bukti kuat yang beredar di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa praktik tersebut berbahaya dan mencederai prinsip transparansi serta akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh pejabat publik.

“Jika memang ada dugaan pelanggaran, sampaikan secara terbuka, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bukan sekadar pernyataan yang memicu kegaduhan dan spekulasi,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk kembali pada nilai musyawarah dan kearifan lokal Aceh. Menurutnya, dialog terbuka dan komunikasi yang sehat merupakan langkah paling elegan dalam menyelesaikan perbedaan tanpa memperuncing konflik.

Suryadi juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang dinilai memiliki kapasitas dalam meredam konflik serta mengambil keputusan strategis. Namun, ia tetap menekankan pentingnya transparansi dalam setiap kebijakan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah modal utama. Karena itu, keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, ia juga meminta pimpinan legislatif, khususnya Ketua DPRA, untuk menunjukkan kedewasaan dalam berkomunikasi serta mengedepankan data dan fakta dalam setiap pernyataan kepada publik.

ADVERTISEMENT

Sebagai solusi jangka panjang, Suryadi mengusulkan adanya penyegaran kepemimpinan di parlemen daerah guna menciptakan iklim politik yang lebih sehat dan produktif. Ia menilai Aceh memiliki banyak figur potensial yang mampu membawa perubahan positif.

Beberapa nama yang disebut antara lain Salmawati, Aiyub Abbas, dan Anwar. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman, integritas, serta keteladanan dalam kepemimpinan untuk menghadirkan suasana politik yang lebih kondusif, sejuk, dan bermartabat.

Menutup pernyataannya, Suryadi menegaskan bahwa masyarakat Aceh membutuhkan kerja nyata, bukan konflik berkepanjangan. Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan kepentingan daerah.

“Sudah saatnya energi kita difokuskan pada pembangunan dan kesejahteraan rakyat, bukan pada polemik yang tak berujung,” pungkasnya.

19
Previous Post

Suryadi Jamil dan Iptu Mirzan, Dua Putra Pidie Perkuat Sinergi untuk Keamanan Daerah

Next Post

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Admin

Admin

Next Post
Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Siswa Menulis
  • Suara Guru
  • Suara Kita

Hak Cipta Asakita.news © 2024 MUSTAKIM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In