Asakita.News | Jakarta — Universitas Jabal Ghafur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Perguruan tinggi yang berlokasi di Kabupaten Pidie, Aceh, tersebut berhasil menjadi salah satu penerima hibah penelitian dalam Program Bestari Saintek Tahun 2026.
Bestari Saintek merupakan program pendanaan riset berbasis sains dan teknologi yang mendorong lahirnya inovasi dari perguruan tinggi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini menjadi ruang bagi para peneliti untuk mengembangkan gagasan, teknologi, dan solusi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan, sosial, industri, serta pembangunan daerah.
Pada tahun 2026, penerima hibah Bestari Saintek berjumlah 122 peneliti dari 64 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Dari jumlah tersebut, Universitas Jabal Ghafur menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di Aceh yang berhasil mendapatkan hibah penelitian ini.
Hibah penelitian tersebut diterima oleh Dr. Mustakim Sagita, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jabal Ghafur. Penelitian yang diusulkan berfokus pada pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung komunikasi dan literasi bahasa isyarat bagi siswa tunarungu di Sekolah Luar Biasa.
Penandatanganan kontrak hibah penelitian dilakukan oleh Ketua LPPM Universitas Jabal Ghafur, Dr. Zufahmi, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Pendanaan APBN Tahun 2026 yang dilaksanakan di Jakarta.
Capaian ini menjadi bukti komitmen Universitas Jabal Ghafur dalam mengembangkan riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui penelitian berbasis teknologi ini, Unigha diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses pendidikan inklusif, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus di Aceh.
Keberhasilan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika Universitas Jabal Ghafur.
Prestasi ini menunjukkan bahwa Unigha mampu bersaing di tingkat nasional dengan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, sekaligus menjadi motivasi bagi para dosen dan peneliti untuk terus menghasilkan karya ilmiah, inovasi, dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

