BIREUEN, Asakita.news, — Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/SMK Tahun 2026 se-Kabupaten Bireuen. Pembukaan berlangsung meriah di lingkungan SMA Negeri 1 Bireuen, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi panggung bagi puluhan talenta muda dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Bireuen untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra. Selain sebagai ajang kompetisi, FLS3N juga bertujuan menggali potensi siswa, mempererat silaturahmi antar pelajar, serta menyeleksi perwakilan terbaik yang akan mewakili Bireuen ke tingkat provinsi.
Dalam arahannya, Abdul Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang telah berpartisipasi aktif. Ia menegaskan bahwa seni dan sastra memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta kehalusan budi pekerti siswa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Selamat mengikuti FLS3N tingkat SMA/SMK Tahun 2026. Jadikan ajang ini sebagai wadah ekspresi positif. Menang atau kalah adalah bagian dari proses, namun pengalaman dan keberanian untuk tampil berkarya adalah mentalitas juara yang sesungguhnya,” ujarnya.
Pada tahun ini, FLS3N Bireuen mempertandingkan 16 cabang lomba yang mencakup berbagai bidang, mulai dari sastra dan literasi, seni pertunjukan, musik, hingga visual dan digital.
Untuk bidang sastra dan literasi meliputi lomba baca puisi, cipta puisi, menulis cerita pendek, dan jurnalistik. Sementara bidang seni pertunjukan terdiri dari monolog, tari kreasi, serta kreativitas musik tradisional. Pada bidang musik, diperlombakan instrumen solo gitar, menyanyi solo putra dan putri, serta cipta lagu. Adapun bidang visual dan digital mencakup desain poster, komik digital, fotografi, film pendek, dan kriya.
Kacabdisdik juga berpesan kepada dewan juri agar memberikan penilaian secara objektif dan profesional. Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk memastikan peserta terbaik yang terpilih benar-benar memiliki kualitas dan daya saing untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia berharap, melalui ajang ini akan lahir seniman dan sastrawan muda dari Bireuen yang mampu mengharumkan nama daerah dengan karya-karya inspiratif yang tetap berakar pada kearifan budaya lokal.
“Cabdisdik Wilayah Bireuen berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat siswa, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni dan budaya,” tutupnya.

